MUDIK

MUDIK
SUKABUMI - YOGYAKARTA

Jumat, 09 Februari 2018

IBUNDA JAYENG TARYONO
BANTUL - YOGYAKARTA


Hari ini sabtu, 10 Pebruari 2018 kami keluarga besar trah Jayeng Taryono semua adik-kakak semua semakin sayang kepada ibunda ( Jayeng Taryono / Sulasih ) yang hanya tinggal sendiri di rumah. Kami merasa kasihan karena kondisi kami semua yang sudah berkeluarga ( apalagi kami : Riwantara-saya sendiri-Aris wibawa ) yang tinggal jauh dari tanah kelahiran, tidak dapat seperti saudara yang lain sering menengok ( mungkin hanya kalau libur semester/libur panjang saja ). Kami hanya dapat memantau via WA Group Jayeng Taryono atau via telpon  saja dapat melihat, mendengar kabar Ibunda yang hidup sebatang kara di rumah. Hanya kedekatan dengan tetangga sekitar baliau dapat bercanda, ngobrol , dll. Sehat terus ya bu,...... kami akan selalu mendo'akanmu 

Ibu lahir tgl. 14 April 1942 ( Sumber ; kartu C.1 ) jadi sampai bulan Pebruari 2018 ini beliau sudah berumur 76 tahun, sudah sepuh ya Allah. Ya Allah tetap sehatkanlah dan kabulkanlah keinginannya yang ingin menjalankan ibadah haji ( menurut jadwal tahun 2018 ini ),.... Amiiin YRA.

Ayahanda tercinta Bpk. Jayeng Hadi Taryono ( alm. ) lahir 1 juni 1936 ( sumber : kartu C.1 ). Jadi ya Allah tak terasa beliau ibunda sudah menjanda sampai Pebruari 2018 ini berarti sekitar 8 tahun oleh ayahanda tercinta Jayeng hadi taryono ( alm. ). Ayahnda meninggal pada selasa, 29 Juni 2010 jadi pada usia 74 tahun ayahanda meninggalkan kami semua. Ya Allah, ...... ampunilah dosa-dosanya, lancarkanlah jalannya, temukanlah dengan orang2 yang dicintainya, lapangkan alam kuburnya, dan tempatkan dia di surga ya Allah kami semua mendo'akanmu,..... Amiiin.

Foto-foto berikut akan mengenang kami semua dan buat kami semua dapat akan selalu ingat, selalu mencintai dsan menyayangi. Ya Allah selalu lingdungi mereka dari hal-hal yang tidak kami inginkah, selalu sehatkanlah ya Allah mereka semua.

Ibunda Sulasih dan Mas Sudarmanto


Dari kiri : Pak Tris - Bu Tri - Bu Mar - Bu Sulasih



Dari kiri : Beni - Dek Sasmita - Ibunda Sulasih ( Ibu Jayeng )


Dari kiri : Suhendar-Janis-Mas Agus-Deana-Ibu Jayeng-Suharyati-Fanny-Meidina-Jujun Ratnasari


Selasa, 23 Januari 2018

TATA TERTIB TENAGA PTK
SMPN 1 KADUDAMPIT





DAFTAR NAMA TENAGA PTK
SMPN 1 KADUDAMPIT






KRU KOMITE SEKOLAH



Selasa, 16 Januari 2018

Selfi Dulu - Desember 2017

Bulan desember 2017 merupakan moment yang layak diabadikan, karena bulan tersebut bulan terakhir di tahun 2017. Artinya mengingatkan kita bahwa sudah bertambah usia kalender kehidupan.  Tepatnya habis pulang mudik menengok orang-tua walaupun tinggal se-orang ( Ibu - Sulasih ), kami sangat senang beliau sehat dan masih semangat, walaupun kondisi sudah sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Berikiut hasil moment peng-abadian keluarga tercinta :

1. Dari kiri : Fanny putriasya/Kaka-Suharyati ( Ibu )-Agus supranto ( Ayah ) - Deana putriasya/Dede



2. Fanny dan Deana



Tempat yang baru dan sangat berkesan di acara mudik libur semester 1 tahun ajaran 2017-2018 bulan desember 2017 : Yogya bay dan tebing breksi. Semoga menjadi tempat yang selalu ramai dikunjungi.

------- Amiiin -----





Kamis, 11 Januari 2018

LIBURAN PLUS MUDIK 

Liburan tentunya merupakan acara yang sangat dinantikan semua orang, apalagi sebagain masyarakat yang memang hidup jauh dari tanah kelahirannya. Seperti hanya kami sekeluarga bulan ( 24-24-25-26-27 ) Desember 2017 melaksanakan acara rutin liburan ke kota Yogyakarta sekaligus menjenguk orang tua yang alhamdulillah masih satutunya ( Ibu ) tetep sehat, walapun sudah banyak perbedaan segalanya karena usia. Liburan pada akhir Desember 2017 ini sangat special karena adik ipar ( Suhendar syarief sekeluarga ) menyusul dan berkenan menginap di rumah walaupun cuma 2 malam. Sehingga liburan kali ini kami setiap harinya tidak pernah di rumah ibu kergan, akan tetapi menggunakan waktunya untuk mengunjungi berbagai tempat wisata menemani adik ipar. Tempat-tempat wisata yang kami kunmjungi adalah sebagai-berikut :

1. Borobudur


Sudah terlalu lama dan banyak perubahan insfratruktur mungkin berangkat kami sempat nyasar sampai ring-road yogya kembali dalam melalukan perjalanan ke Borobudur, walaupun akhirnya ketemu juga. Kami ( Agus/Ayah-Suharyati/Ibu-Fanny P.-DeanaP. ) dan Keluarga Henda ( Bi Yuyun-Dina-Janis ) sampailah ke Candi Borobudur kira-kira pukul 14.00. 
Pulang Pukul 16.00 berniat mampir/melewati saja ke Malioboro, tetapi gagal karena tidak hapal jalan di pusat kotanya dan macet kesana-kemari, akhirnya langsung pulang dan ke-esokan harinya baru melanjutkan ke Malioboro.


Hampir seharian kami di Malioboro, dari pagi sampai sore jalan-jalan seputar Malioboro, sehingga sempat Sholat Dhuhur di masjid Gubernuran di komplek pusat kota Malioboro. Kembali ke Bantul pukul kira-kira 15.00 mampir ke Alun-alun Paseban Bantul dengan berbagai atraksi permainan anak-anaknya sehunga sempat Sholat magrib di Masjid Paseban Bantul.

2. Pantai Selatan Bantul

Hampir tiap pagi kami menikmati pantai selatan bantul, karena rumah leluhur kami dekat dengan pantai selatan kira-kira 3 km. banyak tempat wisata baru di pantai selatan : Samas ( unggulan : terminal yang mulai usang )-Goa cemara ( unggulan : tempat renang dan pasar )- P. Baru Kuwaru - P. Baru ( unggulan : Mobil ATV dengan sewa Rp. 40.000 selama 15 menit, kira-kira 4 putaran ). Murah dan menarik bukan,..... hayo sedulur kunjungi pantai selatan yang makin ngetooooooop....! dengan tambak udang, kebun bunga matahari dan kebun buah naganya.

3. Yogya Bay

Info dari adik ( Aris Wobowo dan keluarga ) yang waktu itu ikut mudik juga, ternyata do Yogya ada tempat wisata baru yaitu YOGYA BAY. Tempat ini berlokasi di sebelah STADION Maguwoharjo Babarsari Sleman.  Jadi dari Bantul ke arah solo lewat Jalan layang - lalu belok ke kiri. Merupakan tempat mainan khusus wahana-wahana air yang konon katanya terbesar se-Asia,..... Wahhhhhhh Muaaaannntap. Dengan biaya masuk Rp. 125.000,00 per orang kamipun dengan dua keluarga masuk dan mencoba berbagai maianan yang ada di sana : Laut mini buatan dengan ombak buatannya yang nyala setiap 30 sekali- Srodotan karpet - Water Boom biru yang luar biasa - Water Boom Merah yang sangat luar biasa. Walaupun tidak semua sempat kami kunjungi kami sangat puas.

3. Tebiung Breksi


Tebung Breksi, lokasinya dari Bantu ke arah Solo tepat candi Prambanan Belok ke Kanan. tempat ini juga baru bagi kami. Sewaktu kami ke sana tempat ini ternyata sudah penuh orang dengan kendaraan roda 4 dari berbagai daerah. Tempat ini indah, dengan hiburan Band yang selalu mengumandang, mobil ofroadnya dan motor ofroadnya. 



Minggu, 03 Desember 2017

ADMINISTRASI GURU YANG HARUS DIPENUHI
DALAM KURIKULUM 2013

A. Buku kerja I
1. SKL, KI, dan KD
2. Silabus
3. RPP
4. KKM

B. Buku kerja II

1. Kode etik guru
2. Ikrar guru
3. Pembiasaan guru
4. Kalender pendidikan
5. Alokasi waktu
6. Prota
7. Promes
8. Jurnal agenda guru
9. Tata tertib guru

C. Buku kerja III

1. Daftar hadir siswa
2. Daftar nilai
3. Penilaian Akhlak/kepribadian-Jurnal
4. Analisi PH
5. Program remedial dan pengayaan
6. Daftar buku guru/siswa
7. Jadwal mengajar
8. Daya serap siswa
9. Kumpulan kisi-kisi dan soal
10. Kumpulan soal
11. Analisis butir soal
12. Perbaikan soal

D. Buku kerja IV

1. Daftar evaluasi diri kerja guru ( Evadir )
2. program tindak lanjut kerja guru

Sumber : http;/www.guru-id.com/2016/06/perubahan-kurikulum-2013-tahun-2016.html#ixzz4mxTeNYSq

Selasa, 28 November 2017

PERMASALAHAN/KENDALA DI SEKOLAH
TERKAIT MAPEL MATEMATIKA

Permasalahan pembelajaran matematika yang berkaitan dengan :

1. Guru
Banyak hal lain yang mengganngu, misalnya :
a. Administrasi guru yang harus dilengkapi terlalu banyak
b. Banyak hal lain yang harus dikerjakann guru terkait nasib guru, misal tentang : MGMP, PKB, 
UKG dan menyusun DUPAK / Berkas kenaikan pangkat ( yang sangat banyak sekali syaratnya yang harus dipenuhi ), syarat peneriamaan TPG yang semakin lama diperketat. Semuannya itu bertujuan baik, tetapi kenyatannya, semuanya ini menjadi PR yang keras bagi guru, sehingga guru menjadi tidak fokus dalam menjalankan tugas ( mendidik dan mengajar ), karena terkait dengan pendapatan, gaji dan tunjangan.

2. Siswa
Begitu sulitnya menkondisikan agar timbul motivasi/keinginan/kesadaran ikhlas agar belajar dengan sungguh-sungguh dan tekun ( walaupun tidak semuannya /sebagian besar siswa ). Ciri yang menandakan demikian : tugas sebagian besar tidak dikerjakan, catatan tidak lengkap, tanya-jawab tidak lancar,perolehan ulangan sebagian besar tidak memuaskan buku sering ditinggal di sekolah, begitu cepatnya selesainya mengerjakan soal-soal ulangan UAS, Diantara penyebabnya dimungkinkan : 
a. Pendidikan gratis, sehingga tanggung-jawab siswa dan ortu kurang.
b. Kondisi lingkungan keluarga dan  rumah, misal : anak yg kurang didikan ortu karena tinggal tidak sama ortu ( tetapi nenek ) disebabkan ortu yg gagal membina rumah-tangga, sehingga dari sikap dan perilaku sangat mempengaruhi.
c. Kemampuan awal/prasyarat siswa kurang/tidak memadai : misal, OPH bilangan baik bulat atau ganjil sangat rendah padahal seharusnya sudah dipelajari di itngkat pendidikan sebelumnya.
d. Cara pandang siswa : mapel matematika dianggap sebagai mapel yang sulit, jadi sebelum belajar sudah merasakan sulit.

3. Sistem dan kebijakan pendidikan 
Sistem dan kebijakan pendidikan dibuat semua bertujuan baik, tetapi dalam praktek dan kenyataannya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan/sekolah. 
Misal : UKG yang bertujuan mengetahui/meningkatkan kualitas kemampuan guru.
Dulu ( th. 2012 ) :Guru langsung di tes saja ( Kemampuan : Pedagogik, Sosial, Keprofesionalan )
GP ( Guru pembelajar/th. 2016 ) : tugas on line ( bisa dimana saja ) - UKG on line bisa dimana saja -paling tepat, biaya murah hanya kuota internette
PKB ( th. 2017 ): Harus tatap muka - tugas2 tatap muka - Ujian ( UKG ) di tempat yg telah ditentukan, hal ini menyita waktu guru harus meninggalkan tugas mengajar.
Misal : sistem belajar tuntas
Dalam sistem belajar tuntas sebaiknya, tidak perlu lagi adanya : UAS ( ganjil dan genap ) dan US, karena siswa dalam belajar dirasa sudah tuntas/lulus dalam mapel. Bila UN masih diperlukan. Dalam belajar tuntas tepatnya diterapkan sistem SKS, dan tak perlu adanya KKM yang dalam prakteknya unsur luar mempengaruhi.
Misal : kelulusan
Sebaiknya kelulusan sepenuhnya pihak sekolah yang menentukan, tetapi kenyatannya tidak demikian. UN sebaiknya hanya dipergunakan untuk mengetahui kualitas sekolah tersebut di tingkat nasional.
Misal : mapel penting ( TIK ) malah dihilangkan, hal ini sama saja pembodohan/penjajahan dalam bidang pendidikan. Dengan TIK yang baik siswa bisa : blog, email, pembelajaran via e-moodle, dan menggali ilmu tanpa batas. 

4. Sapras
Sarpras yang tersedia kurang memadai dan yang dikirim oleh pemerintah terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan.
Misal : sebaiknya di setiap kelas ada papan berpetak dan infokus, hal ini akan memudahkan dalam PBM.
Misal : buku kurikulum 2013 menyediakan buku yang sangat tebal, menyebabkan siswa malas membawa ke sekolah, siswa takut/malas duluan membacanya karena sangat tebal/tidak disajikan secara ringkas.
Misal : tidak tersedianya media setiap topik pembelajaran.



Senin, 20 November 2017

DUFAN dan ODS


Tepatnya hari rabu, 15 Nopember 2017 dikarenakan sebagai wali kelas saya ikut membimbing siswa/i  tour ke Jakarta, setelah hampir 2 tahu saya tidak ikut ke Dufan/Jakarta. Dikarenakan saya menyatakan iku maka saya diberi tugas oleh kesiswaan sebagai penanggung-jawab Bus 2 yang waktiu itu pemberangkatan kelas 9 yang ikut menggunakan 5 Bus. Untuk tahun ini terbanyak siswa yang tidak ikut tour, ± 1 kelas tidak ikut. Saay sebagai wali kelas 9.B yang menyatakan tidak ikut 2 orang.  Pembagaian tugas sbb. :
Bus kumpul di gelanggang jam 03.45 subuh. Setelah sholat subuh di masjid Baiturrahman kami berkumpul dan bersama2 dengan siswa berdo,a terlebih dahulu. Sebelum berangkat saya sbg penanggung-jawab bus oleh panitia ( Bu Neneng ) dititipi kepercayaan yang harus saya sampaikan kepada : Mamat, Melda, Dede, Haiti dan saya sendiri. Bus berangkat ± pukul 05.00 melewati Cipanas – Puncak Cianjur.  Sekita jam 11 siang telah sampai di :


1.       1. ODS ( Ocean Dream Samudra )
Tempat ini letaknya berseberangan dengan Sea World ( saling berhadapan ). ODS menyediakan tempat / Wahana permainan :
Add caption
Add caption














Harga Tiket tertera : Rp. 160.000,00/ orang. Diantara permaian yang ada yang paling diminati adalah : Sinema 4 Dimensi, yang mana pengunjung sampai antri sangat panjang ( dengan kursi goyangnya + kacamata 4 Dimensinya ).
Setelah itu kami dan rombongan ke wahana terdekat yaitu : Pentas scorpin ( semacam drama, dengan permainan kapal motornya yang ekstreem ). Lalu melanjutkan erjalanan ke Dufan.


2.  Dufan
Selesai di ODS kami rombongan ke Dufan. Dikarenakan 1 komplek ( Ancol-Sea world-ODS-Dufan ) maka sekitar 5 menit kami sampai ke Dufan. Harga tiket ke Dufan waktu itu ( Hari biasa = Rp. 200.000,00/orang ) dan ( Sabtu-minggu = Rp. 295.000,00/orang ) berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari petugas. Permaian berbagai macam wahana di Dufan dimulai pukul 14.00 WIB serentak semua wahana, jadi tidak sejak pagi.

            Kami rombongan waktu itu oleh kru bus masing-masing orang diberi  :
·     Kupon untuk ditukarkan makan di KFC 1 kupon masing2 orang. 
·    Tiket 1 lb masing-masing orang, untuk disobek. Sobekan pertama di : ODS dan
    sobekakedua di : Dufan. Jadi kertas sobekan jangan sampai hilang sebelum ke Dufans.

Siswa diberikan waktu bermaian menikmati berbagai wahana permainan sd. pukul 06.00, karena waktu tersebut memang sudah ditutup. Diakhiri dengan sholat magrib di dekat lapangan parkir bus, maka rombongan melanjutkan perjalanan pulang. Dengan melewati : Ciawi - Parungkuda - Cicurug - Cibadak, maka bus sampai di Gelanggang Cisaat kembali pukul 11.00 WIB malam.
Alhamdulillah kami rombongan sampai kembali ke tempat semula ( rumah ) dalam keadaan lancar,, tetep sehat dan terhindar dari hal-hal yang tidak kami inginkan. terima kasih ya Allah atas lindungan-MU. Amiiin.




Selasa, 31 Oktober 2017

CURHATAN WONG NDESO, WONG CILIK, SING RA NGERTI OPO-OPO.

Antara PKB dan GPO/GP.... ?
Apa yang salah dengan GPO/gp ?
Apa kekurangan GPO/gp?
Kenapa GPO/GP, dihilangkan ?
Kenapa harus PKB ?

Itu yang muncul barangkali di benak kita, juga pada benak temen-temen kita sebagai guru. Untuk meningkatkan kualitas guru pernah berjalan adanya guru pembelajaran online ( gpo), yang mana sistem belajarnya bisa dimana saja, guru bisa mengatur sendiri tempat, waktu dan ketersediaan biayanya/pulsa jaringan internet, tanpa meninggalkan tugas utama profesinya sebagai guru. lembaga terkait hanya menyediakan sistem online-nya dan guru pengampu. Yang hal hal ini telah pernah berjalan dengan lancar dan sukses. Bahkan dengan adanya program GP, guru terbiasa dengan jaringan internet/media yang sekarang lagi trend dan digandrungi dunia pendidikan.
Yang menjadi pertanyaan kenapa hal tersebut harus dihapuskan ? Kenapa harus dengan PKB ? Apalagi dengan PKB Mandiri ?
Pembelajannya sama seperti GP yaitu sistem modul. Cuma pelaksanaannya : harus menyediakan tempat/sewa tempat, waktu tertentu bahkan guru harus meninggalkan tugas mengajar, biaya jelas lebih besar/ apalagi PKB mandiri ( bayar fasilitator, sewa tempat, sewa penginapan, biaya akomodasi,beli modul, ...dll ).
Apa yang didapat dari PKB dan GPO/GP ? sama yaitu ilmu, sertifikat, pengalaman ?
Kenapa tidak mengambil jalan yang lebih : praktis - efektif - ekonomis dan lebih dinamis. Mohon maaf, dan terima kasih bagi temen2 yang sudah memberikan pencerahan.

Rabu, 20 September 2017

INSTRUKTUR KURIKULUM ( IK ) 2013

PENGALAMAN JADI INTRUKTUR KURIKULUM
KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2017


          Dampak mengikuti Gusar ( Guru sasaran ) Kurtilas di SMPN 1 Kadudampit, SMPN 2 Sukaraja, SMPN 1 Gunungguruh - Terakhir SMPN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi - Diklat Kurtilas selama 1 mg di SMPN 1 Palabuhanratu - dan Bintek Kurtilas di Cipanas Bogor. saya terpanggil oleh dinas untuk menjadi Intruktur Kurikulum tingkat Kabuipaten bidang studi Matematika.

Tepatnya Bulan Agustus 2017 saya mengikuti rapat di dinas tentang Implementasi kurikulum 2013, yang mana sekolah yang mendapatkan proyek bantuan pemerintah ( Bantah ) dari pemerintah via LPMP adalah SMP Islam Al-Anhar Kabipaten Sukabumi. Berdasarkan rapat maka yang hadir waktu itu otomatis menjadi koordinator IK. Selain itu waktu itu disepakati bahwa pelaksanaan IN serentak se-Kabupaten Sukabumi ada 29 Kluster yaitu tanggal 11 - 12 September 2017. Maka kamipun menyiapkan segala sesuatunya berserta Kepsek SMP Islam Al-Anhar untuk menyelenggarakann Pra IN dengan pertemuan para IK.

Add caption
 
Foto persiapan pelaksanaan kegiatan pendampingan. Jumlah sekolah yang mengadakan pendanpingan yaitu 5 sekolah sasaran dan 1 sekolah induk klaster sbb :
1. SMP Islam Al-Anhar ( Induk klaster )
2. SMPN 2 Cisaat (Ssekolah sasaran )
3. SMP Muhammadiyah 2 Cisaat ( Sekolah sasaran )
4. SMP PGRI Cisaat ( Sekolah sasaran )
5. SMP Al Hidayah
6. SMP Daarul Falaah ( Sekolah sasaran )

Dana pemerintah menurut informasi SMP Al-Anhar sebesar Rp. 48.000.000 ( Empat puluh delapan juta rupiah ).

Sebagai IK yang akan menjalankan tugas pendampingan adalah sebagai-berikut :




1. Sopiawaty, S.Ag ( Mapel PABP )
2. Henti Verayanti, S.Pd ( PPKn )
3. Sri Purwaningsih, M.Pd ( Bhs. Indonesia )
4. Sinta Respita Kania, S.Pd ( Bhs. Inggris )
5. Agus supranto, S.Pd ( MTK )-Koordinator IK
6. Melda Melawati, S.Pd ( IPS )
7. Iwan Setiawan , S.Pd ( PJOK )
8. Martiani Badri, S.Pd ( Prakarya )
9. Neneng Imat, S.Pd ( Senbud )
10. Adi Saputra, S.Pd ( IPA )

Maka berdasarkan kesepakatan dan Juklak dan Juknis yang ada hari Senin-Selasa tertanggal 11 - 12 September dilaksanakanlah kegiatan IN-1, yang mana dihadiri oleh : Pengawas ( Bpk. Deden ), 6 Kepala Sekolah, 6 Kurikulum dan perwakilan 12 guru sasaran, acaranyapun berlangsung.Dan dupituskan kegiatan ON dengan Jadual sbb. :

Pada kegiatan ini kami diberi tugas untuk memberikan materi tentang Penilaian selam 2 jam ( pukul 10.00 sd. 12.00 ). Alhamdulillah dapat saya laksanakan dengan lancar sesuai dengan jadual yang diberikan. Selesai kegiatan IN-1 maka disepekati pula pelaksanaan ON ke 6 Sekolah oleh 10 IK dilaksanakan pada tanggal 18 September sd. 27 September 2017. Sedangan tugas daripada IK yaitu mengobservasi pembelajaran oleh Gusar.

Sampai dituliskannya artikel ini saya telah melaksanakan On ke 4 Sekolah sasaran dan alhamdulillah telah terlaksana dengan lancar. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat selesai dengan lancar, bermanfaat, dan yang terpenting memperoleh kesepahaman tentang Konsep Kurikulum 2013.

Minggu, 20 Agustus 2017

CILETUH - PALABUHANRATU


        Hari itu Jum'at, 21 Juli 2017 aku bersama 2 orang rekanku ( Dadang Taryana, S.Pd dan Diky Tresnasena, S.Pd. MM ) bermaksud menjalankan misi touring kembali ke Pantai Ciletuh-Palabuhanratu Jawa barat. Karena memang direncanakan menginap kami berangkat agak siang kira-kira pukul 10.00 dan setelah sampai ke Warungkiara 11.30 kami berhenti terlebih dahulu untuk menjalankan sholat jum'at dengan dibarengi minum kopi terlebih dahulu untuk mengatur kondisi badan. Setelah menunaikan sholat jum'at, karena suatu hal ternyata 1 rekan temanku ( Dadang Taryana ) ternyata tidak dapat menlanjutkan perjalanan, tetapi kamipun tidak putus asa tetap semangat melanjutkan misi walaupun hanya dua-an. Selang waktu berlalu kami sampai ke KIARADUA :
Kami ambil jalan yang ke kanan ke arah Surade-Ujunggenteng, dan terus menyusuri jalan kami sampai ke pertigaan Surade dan Jampang kulon - Ciemas dan Ciracab :
Add caption

Add caption

Add caption

Pada pertigaan ini kami sempat berhenti untuk makan siang dengan sate ayamnya yang jumbo dan menghilangan rasa panas yang menyengat, setelah selesai kami ambil jalan yang ke kanan ke Geopark Ciletuh. 
Jalan terus kami susuri dan sampailah pertigaan kembali :

Kami ambil jalan ke kanan dan sampailah/melewati SMPN 1 Ciemas, serta jalan masuk SMPN 2 Ciemas. Dengan mennggunakan peta lokasi kami sampailah pantai Palangpang/pantai Ciletuh.Lalu kami-pun meneruskan perlajanan sampai ke PUNCAK DARMA, tempat dimana bersandarnya para dewa konon katanya :




Jalan menuju puncak Darma                                                                      Cerita tentang  Puncak darma

                                                                PUNCAK DARMA
Jalan menuju puncak darma yang waktu itu masih koral/tatanan batu dalam pembuatan jalan baru  menembus menuju " Pantai Loji ". Sesampai di puncak darma ternyata sudah sore kira-kira pukul 5 sore. Waktu menjelang mag'rib kamipun turun untuk mencari tempat penginapan. Penginapan sekitar pantai Palangpang/Ciletuh ternyata agak sedikit fantastis ( Rp. 400.000 / kamar ). Maka kami-pun mengurungkan dan mencari penginaan di rumah penduduk ( Home Stay ) yang ternyata banyak di sekitar sama, dengan harga yang sudah standar ( Rp. Rp. 200.000 / kamar ).

Setelah kami membereskan barang di penginapan, kamipun setelah mag'ribberkehendak mencari makan malam. Ehhhh..... ternyata susah mencari makan malam di sekitar kolasi pantai. walaupun banyak rumah makan. Disekitar pantai kamipun hanya dapat minum kopi saja.

Sekitar pukul 19.00 kamipun berkeliling dan menjahui pantai sekitar 3-4 km sampailah pasar dan kamipun mendapatkan nasi goreng walaupun rasanya ngga karuhan, dengan tempat yang sangat tidak menarik. Tempat makan yg campur dengan tempat tidur dengan sedikit tidak nyaman.
Pagi harinya kami siap-siap untuk ke pantai, tetapi dalam persiapan kami ternyata motor susah nyala, kamipun pergi mencari busi, dengan nyala mesin yang tidak sempurna ( meletup2 ) motor kami paksakan untuk ke panjtai. Setelah sampai di pantai palangpang ( Sabtu pagi ), dengan dibarengi makan bubur kamipun ber-photo bersama, kemudian diteruskan pulang kembali ke Sukabumi.

Selasa, 11 Juli 2017

TOURING PANGANDRAN
VIA JAMPANG-SURADE


       Hari itu minggu, 9 Juli 2017 kami merealisasikan touring ke Pangandaran walaupun hanya duaan ( Saya + R. Diky Tresnasena ), dengan start dari rumah pukul 06.30 WIB dengan kuda hitam saya Verza tahun 2016 dengan bekal niat dan yang lainnya. Perjalanan kami melalui Jl. Palabuhanratu - Bakbakan lalu sampailah Surade, kemudian TEGAL BULEUD, degan jarak tempuh kira-kira 60 km :






 











Perjalanan kami teruskan ke timur ke arah Cianjur ( Sindang barang - Agrabinta - Cidaun  ) setelah sampai Cisadun pemandangan tampak indah dengan jalan pinggir pantai di sebelah kananya :












 Jalan terasa agak dekat setelah sampai ke Pamengpeuk ( garut ), setelah sampai ke tempat ini tinggal AMBIL JALAN KANAN LURUS TERUS, JANGAN BELOK KIRI ( Menyusuri pinggir pantai ).
Kami sempat terkecoh setelah sampai pertigaan Miramareau, kami ke kiri. Akhirnya kami kembali tetapi ambim yang lurus ( Ke kanan ) arah Santolo. Setelah sampai Cipatujah ( Tasik ) waktu kira-kira pukul 17.00 kami berhenti karena tempatnya indah ( pinggir pantai ) dan kami makan terlebih dahulu karena di situ banyak tempat2 kuliner dengan ikan bakarnya. Dengan ikan 7 ons + cak kangkung + patai 2 + pisang 3 dengan harga Rp. 104.000,00 kami melanjutkan perjanan.
Kami sampai pangandaran ternyata sudah malam kira-kira pukul 19.30, kami berkeliling ke gang dengan tujuan mencari penginapan yang lebih murah, untuk menghemat dompet. Di perjalanan kami disamper tukang ojek/calo dengan motor menanyakan “ingincari penginapan” kamipun meng-iyahkan dan diantar ke penginapan. Setelah sampai di tempat ternyata harga tidak boleh ditawar dia menyatakan harga Rp. 250.000 per kamar per malam sudah biasa. Kamipun segera beres-bers barang ke mamar A.1 :
Di kamar inilah kami istirahat – sholat – tidur walaupiun kenyataannya tidak nyenyak ( sebentar tertidur – sebentar bangun ), mungkin karena perjalanan kami yang terlalu jauh ± 400 km.
Kami bangun ± pagi-pagi rutinitas biasa sholat – mandi – ganti pakaian – jalan pagi sarapan – ke pantai – balik lagi ke pondok – siap siap – kemas – kemas – lalu cabut lagi – Pulang.


Dalam perjalanan pulang kami mencoba jalan baru setelah sampai tegal buleud kami melewati : Cidolog _ Sagaranten_ Sukabumi yang ternyata jarak tempiuhnya pada spedo meter menyatakan 359 KM. Alhamdulillah kami sampai rumah kembali pukul 10.00 WIB malam.


--- Selesai ---

Kamis, 11 Mei 2017

MENCOBA CILEMBU

          Waktu itu aku dimintai tolong temen mengantarkan arisan keluarga di Sumedang, jadi perjalanan yang saya lakukan Sukabumi - Sumedang dengan lama perjalanan +/- : 4-5 jam, karena kami berangkat selesai sholat subuh dan sampai di Sumedang pukul 09.30 an. 
          Sebelum acara inti arisan keluarga sempat keluarga temen aku rekreasi terlebih dahulu yaitu di tempat renang. Menunggu ternyata sangat sedikit membosankan, untuk itulah ditengah-tengah lamunanku aku melihat kebun ubi cilembu yang sangat subur. dari hal tersebut aku kepikiran untuk membeli benihnya. Maka membelilah aku bibit ubi cilembu yang terkenal manis ubinya 1 katung seharga Rp. 25.000,00 lalu aku masukann bagasi mobil.
          Benih ubi sesampai Sukabumi aku tanam, karena kebetulan aku mempunyai lahan kosong 2 are + lahan punya kakak Hj. Nani yg aku urus seluas 6 are. ternyata di tanam di Sukabumi dapat tumbuh subur, dan setelah berjalan 3 bulan ( Desember 2016 - Maret 2017 ) tanaman akan aku panen. Peringatan kakak yg telah mempunyai pengalaman ternyata usia ubi cilembu sampai panen kira-kira 6 bulan, maka aku urungkan.
          Setelah umur kira-kira 6 bulan, maka pada bulan mei tanggalnya 12 mei 2017 ubi sedikit aku panen sebanyak 1 baris, hasilnya sbb :


          Di daerah asal Sumedang ubi terasa sangat manis - tetapi di tanam di Sukabumi ubi cukup bagus ( tidak berserat ) - enak - tetapi TIDAK MANIS. Hal ini kemunhgkinan adalah karena struktur tanahnya berbeda. itulah engalaman kami menanam ubi Cilembu. Cilembu adalah nama dari daertah setempat ( kalau ngga salah nama Desa - desa Cilembu ).

----- Terima kasih ----



Minggu, 07 Mei 2017

UJIAN NASIONAL TAHUN 2017

          Pelaksanaan UN tahun 2017 ini paling beda dengan tahun-tahun yang sudah. untuk tahun yang sudah pelaksanaan UN dilaksanakan pagi hari dan berturut-turut. Tetapi untuk tahun 2017 beberapa sekolah di Indonesia dan di Kabupaten Sukabumi khususnya melalui 2 jalur tergantung kesiapan sekolah masing-masing. jalur tersebut yaitu adala sekolah yang pelaksanaan UN : melalui    UNBK     ( Ujian nasional berbasis kompuer ) dan UNKP ( Ujian nasional berbasis kertas dan pencil alias tertulis ). Dikabupaten Sukabumi ada 2 sekolah yang melaksanakan UNBK ( Yaspida dan Sekolah Komputer ). 
          Untuk sekolah SMPN 1 Kadudampit mendapat tawaran antara UNBK atau UNKP, maka diputuskan melaksanakan UN melalui UNKP, sehingga terdapat pengawasan silang seperti tahun-tahun yang sudah lewat.
          Saya sebagai  guru yang mendapatkan tugas pengawaan silang, untuk tahun ini sama seperti tahun lalu yaitu mengawas di : SMP Muhammadiyah 2 Cisaat. Dimana untuk tahun 2017 hanya terdiri dari 1 ruangan, dengan jumlah peserta 16 orang dengan nama-nama siswa sbb. :



Dengan kode : Propinsi - Kabupaten dan kode sekolah sbb. :


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat bagi semua. terima kasih atas perhatiannya.