MUDIK

MUDIK
SUKABUMI - YOGYAKARTA

Rabu, 17 Desember 2025

KARANG BOKOR
BANTEN - JAWA BARAT - INDONESIA

Agenda Jum'at, 12 Desember 2025 sesuai rencana kami bertiga merealisasikan refresing ke Karang Bokor Banten Jawa Barat via Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Maka sesuai kesepakatan pukul 07.30 pagi berkumpul di pos polisi ujung jalur Cibolang Kab. Sukabumi. Dengan mengisi bahan bakar di POM dekat terlebih dahulu kami berangkat ke tempat tujuan via Cikidang, yang bila diteruskan kira-kira 10 km jalan pecah jadi dua ( lurus : tembus pantai palabuhanratu/bebuahan dan ke kiri : via Pemda Palabuhanratu ), dan kami ambil jalan yang lurus jadi langsung pantai. Setelah melalui Cisolok jalan yang berkelok tepat di puncak ketinggian kami ber-istirahat di tempat yang biasa kami pakai jika melewati tempat ini sembari : foto-ngopi-minum kelapa muda. 
Setelah dirasa cukup kami lanjutkan, dan kira-kira 4 km sampailah ke belokan Sawarna / ke kiri. Perjalanan kami lanjutkan ke kiri dan tepat pukul 11. 35 sampailah masjid besar kami berhenti untuk menunaikan sholat jum'at, dan tepat di masjid inilah terdapat jalan ke kiri ( ke pantai Sawarna ).
Selesai sholat jum'at dan setelah beli makan siang perjalanan kami lanjutkan, kira-kira perjalanan 5 km sampailah belokan lagi ke kiri. Tempat inilah belokan ke pantai Karang Bokor. Kebetulan saat tulisan ini dibuat jalanya masih bebatuan rata belum diaspal dan kira-kira 1 km sampailan tempat restribusi/pintu masuk. Cuma agak disayangkan restribusi masuk ke tempat wisata ini cukup dibilang mahal Rp. 20.000 / orang + parkir kendaraan roda dua Rp. 3.000, jadi perorang dengan motornya total Rp. 23.000 :

Setelah sekitar 200 m jalan pecah, kekiri : pantai karang bokor dan ke kanan : jembatan dengan pemandangan ala Bali katanya :


Kami coba ke kiri terlebiha dahulu dan berikut eksplorasi pantai Karang Bokor Banten Jawa Barat :


Rekan kami yang selalu kompak menemani touring yang kebetulan mempunyai hoby yang sama

Banyak saung-saung tempat istirahat di tempat ini dan tidak perlu membayar lagi
Dari karang Bokor ini kita dapat melihat dari kejauhan Pantai SAWARNA, terlihat adanya 
karang kembar


Sejarah situs karang bokor yang sudah mulai pudar tidak jelas tulisannya
Pantai ini kondisinya : banyak karang, tidak landai tetapi posisi pantai di jurang yang dalam tidak landai dengan hamparan pasir

Setelah dirasa cukup kami meneruskan tempat wisata sebelah kanannya yaitu Jembatan suasana Bali, berikut eksplorasinya :

Kuda mesin yang kami bertiga gunakan : Honda Verza tahun 2016 - Hona Vario dan Yamaha N-Max



Demikian eksplorasi pantai Karang Bokor sebagai pengingat dan pengalaman kami. Tempat ini dapat dijangkau dengan kendaraan roda 4 (  mobil ) karena jalannya cukup memadai dan bisa PP walaupun jika ditempuh dengan kendaraan roda 2 ( motor ) pulang kembali sampai rumah lewat Magrib dan pukul 06.30 sudah kembali lagi sampai rumah. 
Terimakasih kami telah diberikan kesehatan dan kelancaran. Sampai jumpau di kesempatan berikutnya. Aamiiin

Senin, 08 Desember 2025

 SOSIALISASI STEM atau STEAM

Perbedaan utama antara STEM dan STEAM terletak pada penambahan huruf 'A' (Arts/Seni) pada STEAM, yang membuat STEAM mengintegrasikan seni (seperti musik, drama, seni visual) ke dalam kerangka Sains (Science), Teknologi (Technology), Teknik (Engineering), dan Matematika (Mathematics) untuk mendorong kreativitas, pemikiran kritis, dan pemecahan masalah yang lebih inovatif, sementara STEM lebih fokus pada keterampilan teknis dan logika murni.

Undangan sosialisasi STEM yang tadinya Senin, 8 Desember - 10 Desember 2025 ( 3 hari ), alhamdulillah direvisi menjadi 2 hari saja ( Senin, 8 - Selasa, 9 Desember 2025 ) bertempat di SMPN 1 Sukaraja, dengan acara sebagai-berikut :
1. Menyanyikan lagu : Indonesia Raya dan Mars Kab. Sukabumi - Hadirin dimohon berdiri
2. Do'a ( Pepen Ruspendi, S.Pd )
3. Sambutan Kasie Kurikulum Dinas SMP ( Ateng T., M.Pd )
4. Sambutan Sekdis ( Herdiawan, S.Ip., M.Si )
5. Penutup ( Membaca hamdalah - di ikuti pantun " permohonan maaf )

ACARA Inti Sosialisasi STEM, disampaikan oleh moderator ( Pengawas Dinas Kab. ) yang akan di paparkan oleh Analis Program dan Kegiatan Dinas Kabupaten ( Bpk. Dr. Abdul Aziz Rahman, M.Pd ) yang intinya :
a. Manfaat silaturahami : panjang umur
b. Bagaimana guru dimasa datang : guru harus melek digital, guru harus mengikuti arus dan jangan melawan arus tanpa meninggalkan adat, budaya,ahklak dan hal baik dalam kehidupan bermasyarakat.
c. Sebaiknya ada komunitas ( WA ) guru serumpun
d. Permendikbud No. 11 Tahun 2025, Tentang beban kerja guru
e. STEM harus mulai dari :
1).Masalah baru ( new problem )
2). Solusi yang ada ( efektif atau tidak ),  ex. penyakit diabetes disuntik dengan insulin ( tetapi masalah baru muncul : jika alat suntik dipakai berulang-ulang maka penyakit menular )
3). User centris ( Bagaimana pandangan pengguna, tentang kelebihan atau kekurangan terhadap sesuatu )
Jadi STEm jangan sekali-kali mulai dari Capaian Pembelajaran ( CP )


TUGAS KELOMPOK 4 STEM  
( Membuat Eco Enzyme )

ECO ENZYME

Eco enzyme adalah cairan serbaguna hasil fermentasi : limbah organik dapur (kulit buah & sayuran) dengan gula dan air, menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengurangi sampah dan bisa dipakai sebagai pupuk, pembersih alami rumah tangga (lantai, piring, toilet), pembersih udara, pestisida, hingga penyegar ruangan. Manfaat utamanya mencakup pertanian (pupuk, pestisida alami) dan rumah tangga (pembersih, disinfektan, pengharum), serta membantu menjaga kualitas lingkungan dengan menggantikan produk kimia berbahaya.

Manfaat eco enzym :

1. Pengganti pembersih kimia ( Namun, perlu diingat, eco enzyme belum tentu sekuat produk pembersih kimia yang sudah teruji secara ilmiah.)

misalnya sebagai pel lantai, sabun cuci piring, atau pembersih kamar mandi. Cairan ini dipercaya mampu membantu mengangkat kotoran dan noda ringan di berbagai permukaan benda. 

2. Mengurangi bau tidak sedap

menyemprotkan atau menuangkan eco enzyme ke area berbau untuk mengatasi aroma tidak sedap, tapi hal ini belum diteliti secara ilmiah.

3. Menyuburkan tanaman

sebagai pupuk cair organik untuk menyiram tanaman atau memperbaiki kualitas tanah, eco enzyme mengandung nutrisi dari hasil fermentasi limbah organik, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. 

4. Membersihkan air limbah

menuangkan eco enzyme ke saluran air,  parit, selokan, atau sungai kecil, dengan harapan limbah menjadi lebih cepat terurai ( oleh bakteri pada eco enzym ) dan air menjadi lebih bersih.

5. Mengusir serangga

Cairan ini biasanya dicampurkan dengan air dan disemprotkan di sudut rumah, tanaman, atau area yang sering didatangi serangga, seperti lalat atau nyamuk. Aroma asam yang kuat dari eco enzyme dianggap kurang disukai serangga tertentu.

Pembuatan eco enzyme dari limbah organik dilakukan dengan mencampur gula (gula merah atau molase), limbah organik (sisa buah dan sayuran), serta air bersih dengan perbandingan standar 1:3:10  ( Gula/molase : limbah organik : air = 1 : 3 : 10 ). Perbandingan  ini menurut 

Dr. Rosukon Poompanvong adalah pendiri Asosiasi Pertanian Organik di Thailand, yang mengembangkan formula ini setelah penelitian selama lebih dari 30 tahun (sejak 1984)

Campuran difermentasi selama minimal tiga bulan di wadah plastik kedap udara ( ditutup rapat ) selama minimal 3 bulan, lalu disaring untuk mendapatkan eco enzyme yang siap digunakan sebagai cairan serbaguna.  

 Langkah pembuatan ECO ENZYME :

Bahan:

  • 100 gram gula merah, gula pasir, atau molase
  • 300 gram limbah organik, seperti kulit buah dan sayuran segar, tetapi hindari limbah daging, ikan, atau produk susu
  • 1 liter ( 1000 ml ) air bersih
  • Wadah plastik bertutup, jangan gunakan wadah kaca karena bisa pecah akibat gas fermentasi

 Cara pembuatan:

  • Masukkan gula ke dalam wadah plastik, lalu tambahkan limbah organik yang sudah dipotong kecil-kecil. 
  • Kemudian, tuangkan air bersih ke dalam wadah. 
  • Aduk seluruh bahan hingga rata. Tutup wadah dengan rapat, tetapi jangan mengisi wadah hingga penuh agar ada ruang untuk gas hasil fermentasi.
  • Lakukan fermentasi selama 3 bulan dengan menyimpan wadah di tempat yang sejuk, teduh, dan tidak terkena sinar matahari langsung. 
  • Pada satu minggu pertama, buka tutup wadah setiap hari untuk mengeluarkan gas. Selanjutnya, cukup buka tutup seminggu sekali.
  • Setelah tiga bulan, saring cairan hasil fermentasi dan pindahkan ke botol bersih yang tertutup. Eco enzyme siap digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Eco Enzyme

Sebelum mulai membuat atau menggunakan eco enzyme, ada hal yang penting diketahui, di antaranya:

  • Kontak langsung dengan cairan yang belum terfermentasi sempurna atau menghirup aromanya yang kuat bisa menyebabkan iritasi pada kulit, hidung, atau saluran napas, terutama bagi orang yang sensitif
  • Eco enzyme tidak terbukti efektif membunuh bakteri ataupun virus penyebab penyakit, sehingga tidak dapat dijadikan pengganti cairan disinfektan untuk standar sanitasi
  • Jika proses pembuatan tidak higienis atau wadah tidak tertutup rapat, fermentasi dapat gagal dan menghasilkan jamur atau cairan berbahaya
  • Jika digunakan berlebihan, cairan dengan kandungan asam tinggi, seperti eco enzyme, bisa berdampak negatif untuk lingkungan 

Catatan :

1.    Fermentasi adalah proses biokimia di mana mikroorganisme (seperti ragi, bakteri, atau jamur) mengubah karbohidrat (gula/pati) menjadi alkohol, asam, atau gas, menghasilkan perubahan rasa, tekstur, dan aroma pada makanan, serta mengawetkannya dan menambah nutrisi, seperti pada tempe, yogurt, atau tapai, sering terjadi tanpa oksigen (anaerobik). 

2.       1 liter = 1000 cm = 1000 cc = 1000 gr = 1 Kg.

(100 gr. Gula ) : ( 100 gr. X 3 = 300 gr. ) : ( 100 gr. X 10 = 1000 gr. = 1 liter ) 

Satuan : ( Panjang, Luas dan Volume )

3.   mm – cm – dm – m –dam – hm – km

( Ke kiri x 10 )

mm – cm – dm – m –dam – hm – km ( Ke kanan pangkat 2 )

( Ke kiri x 100 )

mm – cm – dm – m –dam – hm – km( Ke kanan pangkat 3 )

( Ke kiri x 1000 )

 K.liter  - hl – dal – liter – dl – cl  ml 

( Ke kanan x 10 )

 Gambarnya :

Rabu, 03 Desember 2025

 ASAM URAT

Judul diatas merupakan nama salah satu penyakit yang penulis alami pada saat ini bahkan kejadian yang kedua kalinya. Munhkin benar kata atau cerita orang-orang bahwa terdapat makanan pemicu munculnya penyakit tersebut. Hal ini aku alami ketika kebiasaan aku makan makanan kesukaan yaitu " KACANG BAWANG GORENG" kira-kira 3 minggu ke belakang habis 1 toples kecil. Selang kira-kira 3 minggu kebiasaan bangun tengah malam lalu dilanjut " NGOPI+GORENG EMPING"  1 piring, 2 malam berturut-turut, dan 2 hari berikutnya 4 sachet plastikan "KACANG BAWANG" dilanjuut dengan makan dengan lalap rebusan " KACANG PANJANG+KANGKUNG" di RM Alam Sunda.  
Akibat tersebut muncullah mulai hari Senin, 1 Desember 2025 kaki yang kanan terasa sakit, jadi di tempat kerja jalan agak pinjang. Sepulang kerja ternyata walapun jalan dipaksakan tetap tidak ada perubahan masih terasa sakit. Menjelang sore ( Maghrib ) sakitnya semakin terasa dan semakin jadi, bahkan saat tiduran mengangkat dan menggeser kaki kanan-pun sakitnya " Cenuuuutt... cenuuutttt " tidak kuat bahkan sesaat berteriaaaakkk karena saking sakitnya. Karena takut malam tidak bisa tidur dan sakitnya berlarut maka aku minta tolong istri menemani berobat ke Dr. Leni yang kebetulan dekat dari rumah sekitar ( 1,5 km ), dokter yang sejak dulu terpercaya. Dengan jalan yang penuh perjuangan dibantu pegangan istri karena tidak bawa tongkat aku-pun sampai di Klinik alami tempat dokter praktek dan langsung mendaftar di Repsecionis ( menggunakan KTP ) dengan nomor antrian 12.
Setelah diperiksa aku bilang sakit asam urat seperti kaki kiri dulu, maka aku diberi resep dan melakukan pembayaran di apotik dan aku terima obat 3 macam dan surat keterangan sakit dari Dr. ( yang sebelumnya aku minta ) bahwa aku harus istirahat 2 hari ( Tgl. 2 dan 3 Desember 2025 ). 
Obat ASAM URAT tersebut adalah sebagai-berikut :
1. Obat asam urat : Kaplet ALOFAR 300 - Allopurinol 300 mg
    Diminum sehari " 2 x 1 "  ( pagi dan sore )

( ALOFAR 300 - Allopurinol 300 mg - Asam Urat )

2. Obat Bengkak : Interbat
    Diminum sehari " 2 x 1 "  ( pagi dan sore )
( Interbat - METHYLPREDNISOLONE - Bengkak )

3. Obat Nyeri : GENFLAM 50 - Diclofenac Potasium
    Diminum sehari " 2 x 1 "  ( pagi dan sore )

 ( GENFLAM 50 - DICLOFENAC POTASIUM - Nyeri atau Sakit )

4. Surat keterangan dokter

( Surat ket Dr-Tgl 2 sd 3 Des Th 2025 )

Sepulang dari klinik, sorenya Senin, 1 Desember 2025 obat langsung aku minum dan alhamdulillah rasa sakitnya berkurang. 
Paginya Selasa, 2 Desember 2025 sakit hilang tetapi kaki untuk nepak jalan masih sakit, jadi jalannya kaki dimiringkan, dan sorenya minum lagi sudah lumayan kondisinya. 
Paginya Rabu, 3 Desmber 2025 sakitnya hilang dan kaki sudah normal lagi dan bisa dipakai jalan kaki biasa, sampai sore kaki sudah normal.
Kucoba sorenya ( Rabu, 3 Desemner 2025 ) obat tidak aku minum karena kondisi sudah normal. Jadi penyakit asam urat sembuh karena obat dalam waktu 2 hari.
Demikian pengalaman mudah-mudahan menjadikan ingatan dan modal antisipasi ke depannya. 
Aamiin