MUDIK

MUDIK
SUKABUMI - YOGYAKARTA

Minggu, 08 Februari 2026

 

Tata Cara Sholat Jenazah – Sederhana

1. Niat 

Niat bisa diucapkan di dalam hati atau dilafalkan dengan bacaan sebagai berikut untuk jenazah laki-laki

Usholli 'ala hadzal mayyiti arba'a takbirotin fardho kifayatin imaman/ma'muman lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya niat sholat atas jenazah ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta'ala."

Untuk jenazah perempuan dapat membaca sebagai berikut : 

Usholli 'ala hadzahihil mayyitati arba'a takbirotin fardho kifayatin imaman/ma'muman lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat sholat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta'ala."

2. Berdiri 

Shalat jenazah dilakukan dengan cara berdiri. Namun, jika seseorang tidak mampu untuk berdiri, maka ia bisa melaksanakan sholat jenazah dengan cara duduk.

3. Bertakbir ke - I  sambil mengangkat kedua tangan bersamaan dengan takbiratul ihram, yaitu mengucapkan ALLAHU AKBAR.

Membaca ta’awudz: A’UDZU BILLAHI MINASY SYAITHONI ROJIIM.

Membaca surah Al-Fatihah sebanyak tujuh ayat secara lengkap.

4. Bertakbir ke- II  sambil mengangkat tangan.

Membaca shalawat pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah takbir kedua, minimalnya adalah:

ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALA MUHAMMAD.

Lengkapnya adalah shalawat Ibrahimiyyah: 

ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA AALI MUHAMMAD KAMAA SHOLLAITA ‘ALA IBROOHIM WA ‘ALA AALI IBROHIM, INNAKA HAMIDUN MAJIID. ALLAHUMMA BAARIK ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA AALI MUHAMMAD KAMAA BAAROKTA ‘ALA IBROHIM WA ‘ALA AALI IBROHIMM INNAKA HAMIDUN MAJIID

5. Bertakbir ke - III sambil mengangkat tangan.

Membaca doa kebaikan untuk jenazah setelah takbir ketiga

Doa untuk jenazah laki-laki

Allahhummaghfir lahu warhamhu wa'aafihi wa'fuanhu.

Artinya: "Ya Allah ampunilah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia.".

Doa untuk jenazah perempuan 

Allahhummaghfir laha warhamha wa'aafiha wa'fuanha

Artinya: "ya allah ampunikah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia."

6. Bertakbir ke – IV  sambil mengangkat tangan.

Membaca doa setelah takbir keempat 

Untuk jenazah laki-laki : 

Allahumma laa tahrimnaa ajrahuu walaa taftinaa ba'dahu wagfirlana wa lahu

Artinya: "Ya Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalannya, dan ampunilah kami dan dia."

Untuk jenazah perempuan : 

Allahumma la tahrimna ajraha wala taftinna ba'daha waghfirlana walaha

Artinya: "Ya Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalannya, dan ampunilah kami dan dia."

7.   Mengucapkan ke kanan dan ke kiri dengan ucapanAS-SALAAMU ‘ALAIKUM WA ROHMATULLAH WA BARAKATUH.

Catatan      :

·       Posisi imam pada saat shalat jenazah laki-laki, hendaklah imam berdiri searah / dekat kepada KEPALA jenazah.

·       Sedangkan bila jenazah perempuan, hendaklah imam SEARAH PERUT / tengah-tengah jenazah / daerah pusar.

·       Adapun posisi makmum sama dengan posisi makmum pada shalat lainnya, Yaitu bila makmum I orang – maka makmum berdiri di sebelah kanan imam, dan bila lebih dari seorang – maka makmum berdiri di belakang imam dan hendaklah imam berposisi di tengah-tengah di depan makmum.

·       Dalam shalat jenazah, disunnahkan membaca bacaan secara pelan (sirr) atau merendahkan suarakecuali untuk takbir dan salam yang boleh dikeraskan agar terdengar makmum.

·       Ya, dalam sholat jenazah, baik orang yang menyalatkan (imam/makmum) maupun posisi jenazahnya wajib menghadap kiblat


TATA CARA SHALAT JENAZAH  - Lebih Lengkap

  1. Niat
  2. Imam berdiri di depan  : Kepala si mayat ( jika laki-laki ) dan pinggang ( jika perempuan )
  3. Takbiratul ihram ( Takbir I ), membaca :

·         Ta’awudz ( a’uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim )

·         Al-Fatihah

      4.   Takbiratul ihram ( Takbir II ), membaca :

·         Salawat ( Allaahumma shalli’alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad ).

Atau yang lebih utama  :

Allaahumma shalli’alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiima wa  ‘alaa aali Ibraahiim, wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa ibraahiima wa ‘alaa aali Ibraahiima, fil’aalamiina innaka hamiidum majiid.

5.      Takbiratul ihram ( Takbir III ), membaca :

·         Untuk mayat laki-laki :

Allaahummaghfir lahu warhamhu wa  ‘aafihii wa’fu’anhu.

Atau yang lebih lengkap  :

Allaahummaghfir lahu warhamhu wa  ‘aafihii wa’fu’anhu.

Wa akrim nuzuulahu wa wassi’ mad  khalahu  waghsilhu bil maa-I watsalji

walbaradi wa naqqihii minal khathaayaa kamaa yunaqqatstsaubul abyadu minaddanasi wa abdilhu daaran khairan min daarahi wa ahlan khairan min ahlihii

waa zaujan khairam min zaujihi waqihi fitnatal qabri wa ‘adzaabanaari.

·         Untuk mayat perempuan :  yang di garis bawah dan tebal tinggal ganti dengan “ aa “

      6.   Takbiratul ihram ( Takbir IV ), membaca :

·         Untuk mayat laki-laki :

      Allahumma laa tahrimnaa ajrahuu wa laa taftinnaa ba’dahu wagfirlanaa walahu

Atau yang lebih lengkap  :

      Allahumma laa tahrimnaa ajrahuu wa laa taftinnaa ba’dahu wagfirlanaa walahu

      Waliikhwaaninal ladziina sabaqunaa bil iimaani

      Wa laa taj’al fii quluubinaa ghillal lilladziina aamanuu rabbana innaka

      ra’uufurrahiim.

·         Untuk perempuan   :   yang di garis bawah dan tebal tinggal ganti dengan “ aa “

7.      Salam ( Posisi masih tetap berdiri ) sambil memalingkan muka ke kanan – ke kiri.

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh ( Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kita sekalian ).

           Catatan      :

·       Posisi imam pada saat shalat jenazah laki-laki, hendaklah imam berdiri searah / dekat kepada KEPALA jenazah.

·       Sedangkan bila jenazah perempuan, hendaklah imam SEARAH PERUT / tengah-tengah jenazah / daerah pusar.

·       Adapun posisi makmum sama dengan posisi makmum pada shalat lainnya, Yaitu bila makmum I orang – maka makmum berdiri di sebelah kanan imam, dan bila lebih dari seorang – maka makmum berdiri di belakang imam dan hendaklah imam berposisi di tengah-tengah di depan makmum.

·       Dalam shalat jenazah, disunnahkan membaca bacaan secara pelan (sirr) atau merendahkan suarakecuali untuk takbir dan salam yang boleh dikeraskan agar terdengar makmum.

·       Ya, dalam sholat jenazah, baik orang yang menyalatkan (imam/makmum) maupun posisi jenazahnya wajib menghadap kiblat

             Catatan           :          

·         Bila yang meninggal masih anak-anak ( belum baligh ) maka setelah

                        Takbir ke IV, membaca :

·         Untuk mayat laki-laki :

Allaahummaj ‘alhu farathan liabawaihi wa salafan wa dzukhran wa ‘izhatan wa ‘tibaaran wa syafii’an wa tsaqqil bihii mawaaziinahumaa wafrighisshabara ‘alaa quluu-bihimaa wa laa taftinhumaa ba’dahu wa laa tahrimnaa ajrahu.

·         Untuk perempuan   :   yang di garis bawah dan tebal tinggal ganti dengan “ aa “

  Catatan            : Artinya setelah Takbir ke III

            “ Ya Allah,  ampuni dan kasihinilah dia, sejahterakanlah dia, maafkanlah kesalahannya, hormatilah kedatangannya dan luaskanlah tempat diamnya, bersihkanlah ia dengan air, es dan embun. Bersihkanlah dia dari dosa sebagaimana kain putih dibersihkan dari kotoran . Gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada rumahnya yang terdahulu, demikian keluarga dan pasangannya yang lebih baik daripada keluarga dan pasangannya yang terdahulu, periharalah ( hindarkanlah ) dia dari siksa kubur dan azab api neraka “.

           Catatan            : Artinya setelah Takbir ke IV

            “ Ya Allah, Janganlah Engkau halangi pahalanya yang akan sampai pada kami, dan janganlah Engkau memberi fitnah sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia, bagi saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan iman, dan janganlah Engkau jadikan gelisah dalam hati kami dan bagi orang-orang yang beriman. Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang “.

 Catatan : dari fb.

Robbighfir lii wali waalidayya Waramhumaa kamaa Robbayaani shoghiiroo. ( Ya Allah Ya Tuhanku Ampinilah Aku, Ibu Bapakku, dan kasihanilah mereka sebagaimana mereka berdua telah mengasihiku waktu kecil ) Amin YRA.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar