MUDIK

MUDIK
SUKABUMI - YOGYAKARTA

Selasa, 02 Agustus 2022

 LAGU NOSTALGIA
( Dimas Agus )

1. Mengapa - Keos plus
 2. Dalam kerinduan-cipt Charles Hutagalung
3. Kapan - kapan - cipt Toni Koeswoyo
 4. Hidup di bui-D'LLoyd
 5. Kolam susu - Yok Koeswoyo
6. Teluk bayur - The Muppet
7. Cinta hampa - Cipt A. Chalik oleh D'Lloyd
8. Kisah seorang pramuria - The Mercys
9.  Kupu-kupu malam - Titiek Puspa
10.  Jangan ditanya aku pergi.
11. Bulan Sabit - Broery Marantika 
Gubahanku
 Layu sebelum berkembang 
 Apa salah dan dosaku
 Usah kau harap lagi
Widuri 
 Benci tapi rindu
 Bunga mawar
 Ku cari jalan terbaik
Bujangan - Koes Plus
Muda mudi - Koes plus
Oh tak mungkin - D'Lloyd
Kembali - Cipt. Toni Koeswoyo by Koes plus
Kisah sedih di hari minggu - Koes plus
Cubit cubitan - Koes plus
Why do you love me

1. MENGAPA - Koes Plus
Reff.-2
Mengapa .... mengapa ....
hatiku merasa merana
Mengapa .... mengapa ...
hatiku merasa disiksa

Tak mungkin ... tak mungkin ..
di dalam hatiku tak yakin
Tetapi ... tetapi ....
semua terjadi begini
Reff.-1
Kau tinggalkan aku
membuat hatiku tak menentu
Kau dusta padaku 
Janjimu dahulu itu palsu
----- musik ----

2. KAPAN KAPAN – Toni Koeswoyo

Reff. ( 2x )

Kapan-kapan ........ kita berjumpa lagi
Kapan-kapan ....... kita bersama lagi
Mungkin lusa .... atau di lain hari

Kapan-kapan .... kita pergi bersama
Kapan-kapan ... kita bersendau gurau
Mungkin lusa ... atau dilain hari

Bila kita pergi, hatiku tinggal di sini
Bila kita datang, harapanku kan impian OOoo

3. DALAM KERINDUAN
    ( Cipt. Charles Hutagalung-by The Mercy's )
Reff.-1
Telah lama kau tinggal ... sayang
Telah lama kau ... kau pergi .. sayang
Ingatkah kau pada diriku
Yang rindu padamu
Reff.-3
Betapa sedih rasa di ... hati
Yang ku nanti .. tiada kembali
Haruskah ku hidup sendiri
Tanpa ... kawan lagi
Reff.-2
Dalam ..... kerinduan
Ku menanti ... sayang
Dalam ,,,, kerinduan
Hatiku ---- Lsng ke Reff,-1
Setelah Reff. 1-2-3
Haruskah kuhidup sendiri
Tanpa kawan lagi

4. HIDUP DI BUI - D'lloyd
Hidup di bui bagaikan burung
Bangun pagi makan nasi jagung
Tidur di ubin pikiran bingung
Apa daya badanku terkurung

Terompet pagi kita harus bangun
Makan antri nasinya jagung
Tidur di ubin pikiran bingung
Apa daya badanku terkurung
Reff.-1
Oh kawan,....dengar lagu ini
Hidup di bui menyiksa diri
Jangan sampai kau mengalami
Badan hidup terasa mati

Apalagi penjara jaman perang
Masuk gemuk, pulang tinggal tulang
Karena kerja secara paksa
Tua muda turun ke sawah
----  musik ----


5.KOLAM SUSU - Yok Koeswoyo
2x
Bukan lautan hanya kolam susu
kail dan jalan cukup menghidupimu
Tiada badai, tiada rotan kau temui
Ikan dan udang menghampirimu dirimu
Reff.2x
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
------- musik ----
( kembali ke awal 2x )

6. TELUK BAYUR - The Muppet

Selamat tinggal teluk bayur permai

Daku per ....gi jauh ke negri sebrang
Ku kan men ... cari ilmu di negri ...  orang
Bekal hi .... dup kelak di ... hari tua ..
Reff.
Selamat tinggal kasihku yang tercinta
Do'akan agar ku cepat kembali
Kuharapkan suratmu setiap minggu
Kan kujadikan pembuluh rindu

Lambaian tanganmu kurasakan pilu didada
Kasih sayangku bertambah padamu
Air mata berlinang tak terasakan olehku
Nantikanlah aku di teluk bayur
------ music ----
Nantikanlah aku di teluk bayur


7. CINTA HAMPA - cipt. A. Chalik Oleh D'Lloyd
Ibarat air di daun keladi
Walaupun tergenang, tetapi
Tak meninggalkan bekas

Pabila tersentuh, dahannya bergoyang
Airpun tertumpah, tercurah habis
Tak tinggal lagi
Reff. ( atau )
Begitu juga, cintamu padaku
Cinta hanya separuh hati
kau lepas kembali

Nanti di suatu masa
Kau juga kan merasa
Betapa sakitnya, hati kecewa karena cinta

Bila kau ingat ,....
Pemuda lebih kaya
Cintamu segra, kan berpindah kepadanya
Reff.
Tapi biarlah
kau cari yang lain
kan ku buat sebagai korban, cinta palsu hampa

Nanti di suatu masa
Kau juga kan merasa 
Betapa sakitnya, hati kecewa karena cinta
------ music ------
Catatan : Reff dipakai salah-satu
 
8. KISAH SEORANG PRAMURIA - The Mercys
Mengapa di dunia ini
Selalu menertawai
Hidupku .... yang hina ini
Berteman dengan seorang gadis

Reff-1
Mengapa semua manusia
Menghina kehidupannya
Mencari nafkah hidupnya
Sebagai seorang pramuria

Semua itu tiada arti bagiku
Kuanggap s'bagai penguji imanku
Kiranya Tuhan jadi saksi hidupku
Betapa sucinya, jalinan kasihku

Walaupun hinaan ini 
Di tujukan pada diriku
Namun ku selalu tersenyum
Karena cintaku suci padanya

Semua itu tiada arti bagiku
Kuanggap s'bagai penguji imanku
Kiranya Tuhan jadi saksi hidupku
Betapa sucinya jalinan cintaku Uuu ..


9.  KUPU-KUPU MALAM - Titiek Puspa
Reff.-1
Ada yang benci dirinya
Ada yang butuh dirinya
Ada yang berlutut mencintainya
Ada pula yang kejam menyiksa dirinya ...

Kini hidup wanita si kupu-kupu malam
Bekerja,.. bertaruh,.. seluruh jiwa raga
Bibir senyum ,... kata halus merayu memanja
Kepada setiap mereka yang datang

Dosakah yang dia lakukan
Sucikah mereka yang datang
Kadang dia tersenyum dalam tangis
Kadang dia menangis didalam senyuman

Ooh,.. apa yang terjadi, terjadilah
Yang dia tau Tuhan penyayang umatnya
Ooh ,... apa yang terjadi terjadilah
Yang di tau, hanyalah menyambung nyawa
----- music -----

10. JANGAN DITANYA AKU PERGI
Jangan ditanya kemana aku pergi
Jangan ditanya mengapa aku pergi
Usah dipaksa ku menahan diri
Usah diminta ku bersabar diri

Reff.
Putuslah rambut, putus pula ikatan
Pecahlah piring hilang sudah harapan
Hati nan rindu apakah sebabnya
hati nan dendam apakah obatnya

Pandai dikau .... mempermainkan lidah
Menjual madu ... di bibir nan merah
Kubayar tunai .... dengan asmara
Kirannya dikau racun dilara

Jangan ditanya kemana aku pergi
Jangan disesal aku takan kembali
Tamatkan saja riwayat yang sedih
Selamat tinggal ... ku memohon diri
----- music -----
Selamat tinggal...
ku bermohon diri ...

11. BULAN SABIT 
( Broery Marantika )
Bulan .... sabit, ......
Yang jatuh di pelataran
Bintang , ..... redup, .....
Tanpa cahaya gemintang

Langkah tanpa arah
Sesat dijalan yang terang
Aku yang terlena 
Dibuai pelukan dosa

Reff.-1
Ingin pulang 
Membalut luka hatimu
Ku pun, .... tahu, .....
Betapa sedih hatimu

Beri kesempatan
Atau jatuhkan hukuman
Andai maafpun tak 
Kau berikan

Air mata tulus
Jatuh di sudut bibirmu
Tak terlintas dendam
Di bening mata indahmu

Aku yang merasa
Sangat berdosa padamu
Masih pantaskah
Mendampingimu

Ref.-2 ( 2x )
Biarlah bulan bicara sendiri
Biarlah bintang kan 
Menjadi saksi

Tak kan ku ulangi
Walau sampai akhir nanti
Cukup derita sampai di sini
------- music ------
Cat. : ke Reff2 langsung

Rabu, 20 April 2022

 


AWAL SEJARAH SHALAT TARAWIH

 RANGKUMAN PERTAMA :

          Walaupun ibadah sholat Rasulullah Salallahuwa’laihi wassalam pada Ramadhan sangat banyak, Istilah tarawih sendiri belum ada pada masa Nabi. Begitu juga di zaman kepemimpinan setelah beliau wafat yaitu zaman Khalifah Abu Bakar , belum ada istilah salat Tarawih, yang ada hanya salat malam atau qiyamu Ramadhan atau penghidupan malam Ramadhan.

·         Salah satu perbedaan salat tarawih dan tahajud ada di waktu pelaksanaannya. Salat tahajud dilakukan pada akhir malam ketika seseorang telah bangun dari tidur malam. Sementara salat tarawih sudah bisa dilakukan selepas salat isya tanpa perlu bangun dari tidur malam dahulu.

·         Nabi hanya mencontohkan shalat malam yang beliau lakukan selama Ramadhan. Baru belakangan di masa Khalifah Umar bin Khattab, shalat di malam hari Ramadhan ini disebut tarawih, dan mulai diselenggarakan secara berjamaah.

·         Kata Ibnu Hajar al-'Asqalani dalam kitab Fathul Bari Syarh Al Bukhari menyebutkan, kata tarawih (تراويح) dalam salat tarawih adalah bentuk jamak dari kata tarwiihah (ترويحة), yang artinya sekali istirahat.

·         Istilah tarawih diambil dari hadist riwayat Aisyah yang menyebut “tirayah” artinya istirahat. Aisyah menyebut bahwa Nabi Muhammad melaksanakan salat diselingi tirayah atau istirahat, namun ketika itu tak disebut istilah salat tarawih.

·         Salat tarawih adalah bagian salat Qiyam Ramadhan yang dilaksanakan sesudah salat Isya atau sebelum tidur.

·         Baginda Nabi MUhammad SAW hanya beberapa kali saja salat malam berjamaah di Masjid Nabawi yang terletak di samping rumah beliau dengan jumlah rakaat 8 ditambah 3 rakaat salat witir. Tentang jumlah rakaat salat Nabi diriwayatkan oleh hadist Aisyah, isteri Rasulullah sendiri.

·         Dalam sejarahnya, salat ini diawali dengan 3 kali kesempatan shaalat tarawih yang dilakukan pada Nabi Muhammad saw. pada bulan Ramadhan tahun kedua Hijriah (salat tarawih pertama di masjid dilakukan Nabi pada 23 Ramadan tahun 2 H dan sahabat mulai mengikuti beliau ).

·         Rasulullah tidak melaksanakan salat malam berjamaah pada Ramadhan secara rutin, hanya 3 kali saja diantaranya malam ke 23, 25 dan 27 Ramadhan. Beliau khawatir akan dianggap wajib oleh umat Islam sesudah beliau, sehingga memberatkan, begitu benarlah pengertiannya Nabi kepada kita.

·         Sebagaimana dijelaskan dalam hadist:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ (رواه البخاري ومسلم)

Artinya: “Dari ‘Aisyah Ummil Mu’minin radliyallahu ‘anha, sesungguhnya Rasulullah pada suatu malam shalat di masjid, lalu banyak orang shalat mengikuti beliau. Pada hari ketiga atau keempat, jamaah sudah berkumpul (menunggu Nabi) tapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam justru tidak keluar menemui mereka. Pagi harinya beliau bersabda, 'Sunguh aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali bila shalat ini diwajibkan pada kalian.” Sayyidah ‘Aisyah berkata, 'Hal itu terjadi pada bulan Ramadhan’.” (HR Bukhari dan Muslim).

 

·         Rasulullah melaksanakan shala tarawih ada kalanya sejumlah 8 atau 10 rekaat. Selanjutnya, beliau menutupnya dengan salat witir sehingga jika ditotal ada 11 rokaat yang dikerjakan. Aisyah, istri Rasulullah, mengatakan, "Bahwasanya Nabi Saw.. tiada mengerjakan sholat malam, baik di Ramadan, maupun di lainnya, lebih dari sebelas rakaat." (H.R. Al Bukhari dan Muslim).

 

Bunyi hadis ini secara sempurna adalah sebagai berikut : 

dari Abi Salamah bin Abd al-Rahman, ia pernah bertanya kepada Sayyidah A`isyah radhiyallahu `anha perihal shalat yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada bulan Ramadhan. A`isyah menjawab : “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah menambahi, baik pada bulan Ramadhan maupun selain bulan Ramadhan, dari sebelas rakaat. Beliau shalat empat rakaat, dan jangan kamu tanyakan baik dan panjangnya. Kemudian beliau shalat empat rakaat, dan jangan kamu tanyakan baik dan panjangnya. Kemudian beliau shalat tiga rakaat. A`isyah kemudian berkata : “ Wahai Rasulullah, apakah anda tidur sebelum shalat Witir?” Beliau menjawab : “Wahai A`isyah, sesungguhnya kedua mataku tidur, akan tetapi hatiku tidak tidur.”

·         Di masa, Abu Bakar Siddiq ( Khalifah pertama ) , kebiasaan malam malam Ramadhan masih sama dengan kebiasaan zaman Rasulullah masih hidup. Salat malam Ramadhan dibebaskan kepada umat, ada yang berjamaah dan ada pula yang sendiri sendiri.

·         Diantaranya sahabat ada yang melaksanakan salat malam Ramadhan itu sepanjang malam, sampai menjelang subuh.

·         Barulah di masa kekhalifahan Umar bin Khattab ( Khalifah kedua ) yang memerintah selama 10 tahun (634-644 Masehi atau 13 -23 Hijriyah) salat malam Ramadhan dirutinkan setiap malam.

·         Seseorang sahabat yang fasih bacaan , merdu suaranya dan hafal Alquran yakni Ubay bin Ka’ab didaulat oleh Umar memimpin salat sunat berjamaah. Umar ikut berjamaah dengan jumlah rakaat 20 ditambah witir 3 rakaat.

·         Kebiasaan salat tarawih dilanjutkan oleh,  Ustman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib ( Khalifah ke tiga ). Bahkan sampai 60 tahun kemudian tatkala Khalifah Umar bin Andul Aziz di dinasti Umaiyah salat itu ditambah jumlah menjadi 36 rakaat tambah 3 witir menjadi 39 rakaat. Namun selanjutnya sekarang pada umumnya umat Islam melaksanakan salat tarwih dan witir sebanyak 23 dan 11 rakaat.

Sumber :

https://www.topsatu.com/pada-zaman-nabi-belum-ada-istilah-salat-tarawih/ - Senin, 3 April 2021 ; Pukul : 5.41 WIB

 RANGKUMAN KEDUA :

·         Ahmad Zarkasih Lc, menerangkan, bahwa istilah tarawih tidak dikenal oleh Nabi Muhammad SAW dan juga oleh sahabatnya Abu Bakar r.a.  "Karena memang dulu, Nabi Muhammad SAW menyebutnya bukan dengan istilah tarawih, tapi dengan nama Qiyam Ramadhan, yakni penghidupan atas malam Ramadhan. Maksudnya ibadah guna menghidup malam-malam Ramadhan.

·         bahwa kata tarawih itu adalah bentuk plural (jamak) dari single tarwiih

·     tarwiih atau tirayah ( sebutan : Aisyah/istri nabi ) itu artinya, “ istirahat”, Dan kalau shalat itu dikerjakan dengan 20 rakaat, maka tarwiih yang ada menjadi 10 kali tarwih. Apalagi jika ditambah dengan tiga rakaat witir yang formatnya dua rakaat plus satu. Itu berarti tarwih manjadi 12 kali. 

·         Karena itulah shalat ini dinamakan shalat tarawih, karena di dalamnya imam memberikan banyak tarwiih alias istirahat di setiap selesai salam," katanya.

·         jumlah rakaat shalat tarawih tidak diketahui oleh kebanyakan orang,  Ada yang menyebut 8 rakaat, tidak sedikit yang mengatakan 20 rakaat atau bahkan ada yang lebih.

Sumber :

https://republika.co.id/berita/q6tin1396/awal-munculnya-istilah-tarawih - Senin, 3 April 2021 ; Pukul : 5.56 WIB

 

Minggu, 20 Maret 2022

PH

 PONDOK HALIMUN ( PH )

     Pondok Halimun atau lebih dikenal dengan " PH ", merupakan kawasan wisata yang tak luput bahkan kental dan terkenal di kawasan daerah Kabupaten Sukabumi Jabar. Sekedar berbagi pengalaman dan tidak ada tujuan yang lain, kami sekeluarga bersama keponakan mengisi hari libur mengunjungi tempat wisata tersebut. Tepatnya minggu, 20 Maret 2022 pukul 08.30 kami berangkat, agak siang karena tidak terencana secara matang, yang mana acara pagi ngagowes tetapi di tengah perjalanan sepeda rusak mengakibatkan saya pulang lagi dan mengisi hari libur bersama keluarga saja.

     Sesampai Tempat Pemungutan Restribusi ( TPR ), sebagai pemasukan kas daerah biasa kami dikenai biaya sebesar Rp. 35.000,00 ( 1 mobil : 3 dewasa dan 4 anak-anak ). Sampai PH masih lumayan pagi, tetapi tempat sudah sangat ramai banyak kendaraan bermotor juga mobil sudah cukup banyak. Selang 1 jam kemudian ternyata tempat parkir hampir penuh. Sambil menunggu pesanan sarapan pagi yang sudah di pesan istri, kami jalan bersama anak-anak ke atas ke tempat yang biasa digunakan kamping ( camp ). Dari tempat kios-kios ( tempat makan ) ke atas jalan pecah menjadi 2 ( ke kiri : ke curug Cibeureum dan lurus : ke tempat cemping ). Ke kiri : jalan menuju Curug Cibeureum di tutup sementara dikarenakan jalan longsor di 6 titik karena hujan terus menerus, yang menurut informasi akan dibuat jalan baru karena tidak mungkin di adakan pembersihan longsor. Kami lurus sampai mentok ( di ujung ) terdapat tempat penginapan dengan situasi tempat penginapan sbb. :




Di tempat ini kami mengajak anak-anak untuk sekedar menunggu pesanan makan. Namanya " BUMI PASEBAN ALAMI ", ya tempat ini di sewa oleh PT Paseban Alami yang digunakan untuk wisata dan menginap oleh para touris / pelancong ( baik domestik atau luar daerah ). Berdasarkan tanya-jawab yang kami lakukan ternyata cukup murah : Saung bertingkat ( atas kayu dan bawah kaca : Rp. 500.000 - atas kayu bawah tidak ada kaca Rp. 300.000 dan rumah panggung cukup tinggi Rp. 1.000.000 ) tempat tersebut harga sewa per-malam plus fasillitas sarapan pagi. Bagi para wisatawan yang ingin menginap ke tempat ini dapat boking terlebih dahulu karena biasanya penuh, nomor yang bisa dihubungi yaitu sdr. Andi : 0815-7248-5535. Setelah kira-kira 30 menit kami bersama anak-anak kembali ke ARENA UTAMA PH, sesaat kemudian pesanan nasi liwet matang kamipun makan bersama. Contoh menu nasi liwet ala PH :




 Dengan butged yang cukup terjangkau antara Rp. 150.000 sd Rp. 300.000 para wisatawan dapat menikmati model makanan tersebut di tambah dengan : wedang uwuh + jagung bakar. Sebenarnya di tempat inipun dekat terminal ini tersedia juga tempat penginapan, berkisar Rp. 300.00 an. Sekitar 2 jam full selesai makan kamipun pulang. Untuk informasi biaya parkir tempat ini motor Rp. 5.000 dan mobil Rp. 10.000, tersedia mushola juga dengan air yang cukup dingin.

     Dari berbagai penjuru sudah tempat ini sudah pernah kami kunjungi baik resmi via depan atau via belakang dengan kebun tehnya yang hanya bisa dengan transportasi motor. Terima kasih mudah-mudahan dapat menjadikan inspirasi bagi para wisatawan yang akan mengunjungi tempat ini. 

Senin, 14 Maret 2022

 

 REPARASI SI KUDA BESI - AVANZA 2007

 

     Bermula dari bunyi pada mesin yang tidak normal ( tidak standar ), walaupun terkadang bunyi dan terkadang tidak. 

1. Kecurigaan pertama :

Dari " Venn Bell ( sabuk )", karena jika venn bell diberi air tidak bunyi, tetapi    kemudian bunyi lagi. Digantilah venn bellnya. Sejak itu venn bell dalam sewaktu-waktu disemprot    piranti pelimas venn bell biar melekat kuat. Venn bell diganti ternyata muncul bunyi yang lain lagi.

2. Kecurigaan berikutnya :

Dari " STENSIONER ", karena sejak dari baru belum pernah diganti jadi aus dan    digantilah stensionernya. Tetapi bunyi tetap ada / terkadang ada terkadang tidak. Kemudian dibawalah  ke bengkel AC, sampai di bengkel AC bunyi hilang - lalu pulanglah tidak ada tindakan. Lain hari bunyi muncul lagi, dibawalah ke bengkel montir mobil - bunyi hilang lagi. Masih bagus tidak ada masalah, katanya - lalu pulang tidak ada tindakan. Beberapa hari-minggu-bulan terkadang bunyi muncul,terkadang tidak. Akhirnya di deteksi sendiri menggunakan kertas digulung - sambung ke telinga.Kecurigaan muncul pada water pump-nya. Dibawalah ke bengkel montir - di tempat tidak ada masalah, mobil baik-baik saja.

3. Kecurigaan pada water pump ( pompa air radiator ) :

Maka ku putuskan bawa ke bengkel dan diganti, beserta air radiatornya di tambah.

 



Dengan telah digantinya WATER PUMP, sudah 1 bulan berjalan,  "mobil  Alhamdulillah", tidak ada masalah dan tidak ada bunyi-bunyi yang tidak seharusnya lagi.

 4. Sekedar Informasi 

Mobil telah lama bertahun-tahun memakai Oli Merk ( Shell Helix  : Hx5 - 15W/40 ), mesin terasa berat. Didapat info dari toko agar memakai ( Shell Helix : Hx6 - 10W/40 ), oli katanya lebih encer dan di mesin terasa ringan. Sudah dipraktekan di campur ( Hx5-15W/40 dan Hx6-10W/40 ) ternyata mesin menjadi lebih ringan dan larinya lebih bertenaga. 

      Demikian tulisan ini dibuat, hanya sekedar berbagi pengalaman. Mudah-mudahan bermanfaat bagi penulis pada khusunya dan bagi pembaca pada umumnya. Terima kasih

 

Kamis, 17 Februari 2022

 SYARAT PENSIUNAN




Kamis, 13 Januari 2022

 PANTAI SAYANG HEULANG
KECAMATAN PAMEUNGPEUK - GARUT JABAR
( 546,2 Km )

      Selasa 11 Januari pukul 06.20 WIB, Kami ( Agus supranto dan Diky Tresnasena ) realisasi pemberangkatan touring ke Situ Bagendit Garut - Jabar. jalan yang kami lalui : Cisaat - Terminal Jublek baros - Purabaya - Sagaranten - Cidolog - Tegal Buleud ( kalau dari arah Surade, sudah melewati Curug " Cikaso " ) - Cidaun - Agrabinta -  Kec. Cikelet Garut - Pameungpeuk Garut : Belokan ke kanan Pantai Santolo - kemudian belokan ke kanan Pantai " Sayang Heulang" pameungpeuk Garut ). 
      Sampai di Cikelet Garut sekitar pukul 15.00 WIB ( Kampung halaman tetangga - Bpk. Bagus ), perjalanan diteruskan sampailah belokan ke kanan : Pantai Santolo - diteruskan lagi sampailah belokan : Pantai Sayang Heulang. Dengan membayar karcis Rp. 10.000 ( Tiket masuk wisata : Rp. 7.500/org dan layanan masuk kendaraan roda 2 Rp. 2.500 ) kami memasuki pantai.


        Sebelum kami mencari penginapan kami sempat menyusuri pantai dari ujung kiri dan ujung kanan pantai, yang ternyata ujung kanan pantai adalah " Pantai Santolo" dimana kita bisa menggunakan perahu ke pantai santolo. Kemudian kami mencari penginapan sederhana dengan harga sewa Rp. 300.000 / malam - dengan nego menjadi Rp. 200.000 / malam karena bukab hari libur. Kemudian setelah sholat magrib sempat jl. keluar sendiri sampai jl. raya pameungpeuk, Tetapi ternyata hujan deras walaupun sempat membeli minuman dan makanan ringan. Sekira pukul 09.30 kami keluar lagi mencari makan malam. Berikut dokumentasi yang sempat kami ambil di Pantai Sayang Heulang :

Situasi perjalanan menuju pameungpeuk - Garut Jabar :
Pantai Sayang Heulang :






Setelah menginap semalam, pagi-pagi sekitar pukul 06.00 kamipun berpamitan melanjutkan perjalanan, ternyata setelah sampai jl. raya melewati pantai sayang heulang - melewati pula kantor PGRI Pameungpeuk - kemudian per-4 an ( Kiri : Garut - Lurus : Tasik dan Kanan : Jur. Pantai Pangandaran ). Kita ke kiri jurusan Garut, tetapi sekitar 5 km mampir ke rumah rekan kami P. Diky yang sempat kami ngobrol dan di ajak sarapan : 
 
Situsi perjalanan menuju Garut yang berupa pegunungan :
Sampailah Garut ( Sukaregang - pasar kulit ) : 


Setelah selesai di sukaregang, kami lalu ke ujung jl. raya sukaregang bunderan belok kiri melanjutkan pulang ke Sukabumi. Perjalanan dengan tujuan " Situ Bagendit " belum terpenuhi karena waktu dan kondisi. Ke Situ Bagendit di tempuh via jalur selatan garut terlalu jauh ( lebih dekat via kota Nagrek ).  Dengan mengikuti petunjuk kami menuju Sukabumi. Sampai kembali ke Sukabumi lagi sekitar pukul 19. 10 WIB. Dengan demikian perjalanan Pulang-pergi sejauh 546,2 km sudah kami tempuh selama 2 hari. Terima kasih, semoga bermanfaat.