MUDIK

MUDIK
SUKABUMI - YOGYAKARTA

Sabtu, 11 Desember 2021

 SEPUTAR KAMPUNG ASIA AFRIKA
KAMPUNG EROPA DAN BONBIN LEMBANG

Bonbin Lembang
      Sabtu, 11 Desember 2021 suatu keadaan yang tidak terencana secara matang, akan tetapi mendadak sekali kami ( AS dan Rd ) mengunjungi 3 tempat wisata sekaligus di kota Bandung Barat ( Bonbin Lembang, Kampung Eropa dan Kampung Asia Afrika ) karena kebetulan berdekatan. Kami berangkat dari rumah pukul 07.00 WIB. Arah tempat tersebut dapat kita tempuh melalui : sebelum tol padalarang belok kiri kira-kira 2 km, sampai pertigaan belok kanan via di bawah jembatan layang. Ikuti jalan ini terus maka suatu saat sebelah kanan akan sampai Bonbin lembang. Harga tiket masuk : hari biasa ( Rp. 40.000/orang ) dan hari sabtu-minggu ( Rp. 60.000 ), bonus stiker " Lembang Park and Zoo". 



Kampung Eropa - Kampung Asia Afrika
      Apabila dari  Bonbin Lembang perjalanan kita teruskan sampai habis jalan pada pertigaan belok kanan, maka sampailah Kampung eropa ( sebelah kiri ) dan Kampung Asia Afrika ( sebelah kanan ). Harga tiket kampung Eropa Rp. 30.000/orang dengan kupon dapat di tukar susu strawberry. Sedangkan harga tiket kampung Asia Afrika Rp. 50.000/orang. Jadi antara 2 tempat wisata tersebut hanya dipisahkan oleh jalan raya, pa seberang-seberang. Berikut dokumentasi yang dapat kami dapat :











Alhamdulillah perjalanan sejauh 200 km lebih dapat kami tempuh pp ( pulang-pergi ) sebelum magrib sudah berada di rumah kembali. Hoby memelihara suasan hati memang suka dilakukan oleh kebanyakan orang, termasuk touring ini. 
Demikian tulisan ini saya buat untuk menjadi kenangan dan mudah-mudahan bermanfaat. Aamiin.

Jumat, 10 Desember 2021

 MASJID BAITURRAHMAN
GEGERBITUNG

     Momen terulang. Jum'at, 10 Desember 2021 selesai membagi kartu Penilaian Akhir Semester I Tahun 2021-2022 pukul 10.00 WIB saya bertiga ( AS, RD dan ST ) berangkat kembali hendak jum'atan di Masjid Viral ( 1 Millyard ) Baitturrahman Gegerbitung. Latar belakang momen ini yaitu mengantar rekan ( ST ) yang ingin tahu lokasi masjid tersebut. Dikarenakan mengendarai motornya terlalu lamban membuat kami jum'atan di masjid lain sebelum lokasi tujuan.
     Perjalanan sempat nyasar karena faktor lupa tempat tersebut pernah berkunjung tetapi sudah lama. Ternyata via SMPN 1 Gegerbitung - terus melalui hutan lindung Gegerbitung jalan berbatu, ternyata kira-kira 3 km sebelum lokasi Masjid melewati pula SMPN 2 Gegerbitung. Berikut dokumentasi yang dapat kami abadikan :









Pulangnya kami tidak melewati SMPN 2 Gegerbitung, tetapi menuju pulang tepat turunan pertigaan menuju SMPN 2 gegerbitung kami ke kiri ( Jl. utama ), jalan lebih bagus ( Cor ) jalan batunya cuma kira-kira 1 km. Jalan terus tembus ke Jalan utama Sagaranten - Per 3 an ( Jl. Sagaranten ke Gegerbitung )  - per 3 an lagi ( Jl. Sagaranten ke Gegerbitung ) - Terminal Jubleg - Baros - Cisaat Sukabiumi.

Demikian mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi kenangan.

Terimakasih  !!


Kamis, 09 Desember 2021

TRANSFORMASI

Transformasi dimaksud adalah perubahan ( posisi, ukuran atau arah ), yang meliputi :

A. Refleksi ( Pencerminan )
B. Translasi ( Pergeseran )
C. Rotasi ( Perputaran )
D. Dilatasi ( Perbesaran dan atau pengecilakan )
=======================================================================

A. Refleksi ( Pencerminan ) dan
B. Translasi ( Pergeseran )

Keterangan :
Ralat Refleksi no. 6 : ( x , y ) dicerminkan terhadap garis  y = h  bayangannya tertulis ( x - 2h , - y ). Yang benar bayangannya adalah  ( x , 2h - y ). 
Pergeseran ke kiri berarti nilai x " Negatif " atau ( - )
Pergeseran ke kanan berarti nilai x " Positif " atau ( + )
Pergeseran ke bawah berarti nilai y " Negatif ) atau ( - )
Pergeseran ke atas berarti nilaia y " Positif " atau ( + )

C. Rotasi ( Perputaran )


Keterangan :
Rotasi searah jarum jam berarti tanda sudut rotasi  " Negatif " atau ( - )
Rotasi  berlawanan jarum jam  berarti  tanda sudut rotasi " Positif " atau ( + )


D. Dilatasi ( Perbesaran dan pengecilan )



Demikian rangkuman transformasi materi untuk tingkat SMP/MTs, mudah-mudahan bermanfaat. Aamiin


Jumat, 03 Desember 2021

 KEBUN RAYA COBODAS
CIANJUR - JABAR


     Touring kali ini cukup dekat yaitu di Cibodas Cianjur - Jabar, dimana jarak Sukabumi - Cianjur dapat ditempuh kira-kira dalam waktu 1,5 jam.  Maka pada hari kamis, 2 Desember 2021 seperti biasa saya bersama teman  ( R. Diky Tresnasena, S.Pd.MM ) kumpul di tempat biasa kami sepakati pukul 08.00 berangkat ke Cibodas - Cianjur. Tempat yang sempat kami kunjungi sebagai-berikut :

A. Taman Nasional Gunung Gede 
     Tempat ini ditempuh dari arah kota cianjur menuju puncak, setelah melewati Istana Presiden kira-kira 1 km belok kiri kurang lebih 5 km sampailah TPR Cibodas. Dengan membayar restribusi Rp. 10.000 / orang dengan motor sampailah bumi perkemahan cibodas ( dekat TPR dan Terminal Cobodas ). Jalan diteruskan kurang-lebih 1 km melewati Kebun Raya Cibodas, kami terus naik dan sampailan " Taman Nasional Gunung Gede ". Tempat inilah merupakan pintu gerbang resmi pendakian Gunung Gede. Menurut informasi yang kami dapat :
     Untuk pendakian minimal 3 orang, dengan membayar Rp. 29.000/Orang ( Harus via On Line , di alamat Web. yang mudah ditemukan ). Pembayaran via on line dapat dibantu di lokasi asalkan bukan hari week and ( sabtu - minggu, karena biasanya banyak pengunjung ). Perjalanan sampai puncak kurang-lebih 7 Jam, dan jika memerlukan Guide ( orang pendamping penunjuk jalan ) membayar Rp. 700.000 dan Jika perlu orang lagi untuk membawa barang-barang dan memasak tersedia dengan bayaran > Rp. 700.000.
     Banyak tempat di lokasi selain puncak gunung. Misalnya : Curug Cibeureum, dapat di tempuh kira-kira 1 Jam dengan tarif Rp. 16.000 / orang. Berikut dokumentasi yang dapat kami ambil :

(  Pintu gerbang pendakian  )  :




( Rute Pendakian  )   :

( Jenis / macam wisata ) :

( Tata tertib pendaki  )  :

B. Kebun Raya Cibodas
     Selesai ke Taman Nasional, kami keluar dan mengunjungi kebun raya cibodas. Dengan membayar Rp. 21.000 / orang menggunakan motor kami keliling-keliling di dalam kebun raya. Untuk masuk ke tempat ini terdapat 3 pintu ( 2 pintu boleh resmi dilewati untuk masuk dan 1 pintu untu keluar saja ). Berikut dokumentasi yang dapat kami ambil  :

Pintu III untuk keluar saja, jika keluar lewat sini maka sampailah samping kiri  intana Presiden  :

Suasana di dalam Kebun Raya :



Curug Ci-Ismun di dalam kebun raya :


Balai Konvervasi :

     Demikian tulisan ini dibuat untuk supaya menambanh wawasan bagi penulis dan bagi pembaca pada umumnya. Tak lupa diucapkan terimakasih kepada rekan kami yang telah bersedia menemani touring dan rekan-rekan handai taulan yang telah memanfaatkan ini blog.



Rabu, 01 Desember 2021

 SUSUNAN PENGURUS PGRI

CABANG KECAMATAN KADUDAMPIT


Pengurus ranting SMPN 1 Kadudampit :

Ketua        : Agus supranto

Sekretaris  : Murni Asfiani

Bendahara : Ema Sukmawati

Rabu, 24 November 2021


 GOWES RUMAH KE SEKOLAH


     Pada hari ini Kamis, 25 Nopember 2021 masa pandemi Covid-19 masih mewabah, masa ini menyebabkan orang-orang berusaha untuk tetap sehat dan selalu menjaga stamina supaya terhindar dari penularan virus  Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. Kegiatan-kegiatan gowespun terus berlangsung tiap hari sabtu -minggu. Maka pada Sabtu lusa kemarin, 20 Nopember 2021 selesai sholat subuh, saya mencoba gowes dari rumah ke tempat kerja yaitu SMPN 1 Kadudampit yang jaraknya sekitar 7 Km, dengan kondisi jalan yang naik terus menuju lereng Situ Gunung Gunung Gede. Dari rumah masih cukup gelap yaitu pukul : 04.45 WIB dan sampai sekolah ternyata pukul : 05.45 WIB ( 1 jam perjalanan ). Setelah istirahat kira-kira 5 menit sayapun kembali ke rumah dengan kondisi jalan turun terus jadi lebih cepat. Start dari sekolah pukul : 05.50 WIB dan sampai rumah lagi pukul : 06.15 WIB ( 25 menit ). Berikut beberapa dokumentasi via HP Samsung J5 yang dapat saya ambil :

Dari rumah :

Jalan mabal pinggiran kampung :



Sampai tempat kerja SMPN 1 Kadudampit :
      Gowes tersebut dilakukan tidak melewati jalan raya, tetapi melewati jalan pintas yang relatif lebih dekat. Berbeda dengan via sepeda motor dapat di tempuh selama 17 menit ( jalan santai ) dan 11 menit ( jalan agak kenceng ). Jika via mobil maka dapat ditempuh selama 30 menit ( jalan santai biasa ) dan 37 menit ( jalan agak ngegas).

-- Terimakasih Google, tulisan ini saya titipkan di sini untuk menjadi kenangan --- 

Sabtu, 13 November 2021

 CARA PEMASANGAN KLAKSON DENZO


1. Dari WORD



2. Dari PAINT




















Minggu, 10 Oktober 2021

 GOWES SITU CIJERUK


     Jaman kecilku suka bahkan dipakai dalam aktivitas sehari-hari yaitu Pit-pitan yang sekarang saya kenal dengan istilah Gowes. Sudah 2 tahun terakhir ini ge-trend lagi gowes dalam rangka tetap menjaga kesehatan tubuh, di masa " Pandemi Virus Corona atau Covid-19". Dimana pemerintah menganjurkan mengurangi aktivitas diluar rumah yang dikenal dengan istilah PPKM ( Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ), termasuk mudik bahkan di desa-desa tidak sedikit pasang portal supaya orang dari luar daerah memasuki wilayah mereka supaya aman dari penyakit menular. Sampai-sampai sekolah-sekolahpun diliburkan yang sampai saat tulisan ini dibuat tempat pendidikan ( sekolah ) hanya melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka terbatas ( PTM terbatas ), artinya tiap kelas hanya diperbolehkan selang-seling masuk siswa hanya 50 % nya saja, dalam rangka menjaga jarak.

     Maka pada hari  minggu 10 Oktober 2021 kami bersama grup KGRT ( Komunitas Gowes Rambay Tea ) secara rutin tiap hari minggu mengadakan acara gowes, walaupun terkadang peserta tidak lengkap tergantung kesibukan masing-masing anggota. Pada minggu ini kami mengadakan acara gowes ke Situ ( Danau ) Cijeruk. Berikut liputannya :

Start : Belakang Rumah


Pos : Tempat kumpul di Gg. Pelukis


Sampai : Pos Istirahat warung kopi+ kue Odading ... he....he


Berpose dulu di pinggir jalan, depan tempat karaoke. karaoke tidak jadi karena penuh.

Tanjaka, sekaligus turunan yang sangat tajam serta licin, dengan keamanan yang harus hati-hati karena pinggir jurang yang sangat dalam ( belakang SMP-SMK 1 Sukabumi Selabintana )


Rute yang kami lalui cukup jauh, karena berangkat pukul : 0730 sampai rumah kembali pukul 12.30. Gg. Pelukis - Perum Polri Prana - Jl. Selabintana - SMP-SMK 1 Sukabumi ke belakang - Situ Cijeruk - Goalpara - Jl. Perum Taman Asri - Perum Polri Prana - Sukabumi Kota ( Jl. Ahmad Yani ) - Rumah. Terimakasih rekan-rekan atas kerjasama dan kekompakannya, kegiatan ini akan kami kenang mudah-mudahan akan terjalin selamanya. Aamiin ya Roball'alaamiin.

Kamis, 30 September 2021

 KARANG POTONG

A. Via MOTOR

Karang potong, ..... ? menurut bacaannya daerah berupa karang yang terpotong, mungkin itu menurut sejarahnya. Seiring dengan berkembangnya zaman, ternyata tidak demikian kenyatannya. Karang potong merupakan tempat wisata yang berada di daerah Cianjur selatan - cianjur paling selatan. Karena viralnya di medsos  tempat tersebut ( waktu itu ), membuat kami ( yang kebetulan touring ) merencanakan mengunjungi termpat tersebut. 

Berbekal semangat kami cukup berdua ( AS dan Rd ) tepatnya kapan sudah lupa, yang jelas pada bulan Sesember 2021 kami berkumpul di tempat seperti biasa pukul 06.30 dari Indomart jalur - SUKABUMI - berangkat. Ditengah perjalanan beberapa tempat kami nikmati maka kami berhenti :

Terdapat suatu daerah ( jika kita ke Palabuhanratu via Cikidang : jalan kanan-tebing gunung dan kiri jurang yang dalam ).

Setelah lewat - CIBEBER - kira-kira perjalanan 2 Jam yaitu pukul 09.00 sampailah kami di - PAGELARAN - . Kami berhenti seperti yang pernah kami lakukan dan rencanakan sebelumnya di tempat ini kami berhenti untuk sarapan dengan menu ayam kampung goreng+petai yang nikmat. Di sini kami sempat berhenti berfoto :

Setelah dirasa cukup, perjalanan kami teruskan kira-kira 1 jam kemudian sampailah kami di - SUKANAGARA - Perjalanan terus sampailah di alun-alun - SINDANG BARANG -

Dari arah Sukabumi ke Sindang Barang, sampai Sindang barang jalan pecah jadi 2 ( kiri : Pangandaran dan kanan : Surade ). Perjalanan kami teruskan ke kiri, kira-kira 5 km pada pukul 11.30 lah  sampailah kami di tempat tujuan dengan menggunakan motor perjalanan 5 Jam di - KARANG POTONG -  Cianjur selatan. Berikut beberapa dokumentasi yang sempat kami ambil :






Daerahnya baru dibangun, jadi memang merupakan tempat wisata buatan ( bukan alami ). Dengan biaya masuk Rp. 25.000/orang kami masuk tetap dengan Prokes ( memakai masker dan selalu bawa hand sanitizer ), karena situasi masih pandemi virus korona ( Covid-19 ). Kami di tempat ini tidak lama hanya kira-kira 30 menit dikarenakan : suasana cukup panas dan rencana yang kami laksanakan pulang-pergi. Maka pada pukul 12.00 kami meneruskan perjalanan kembali pulang via - SINDANG BARANG - lalu Cidaun - Cugenang ....dst. sempat berhenti di warung minum dan sholat dhuhur dijama' ashar berjamaah. Perjalanan melewati - UJUNG GENTENG - SURADE - Alun alun Surade kira-kira 200 m belok kanan jalan pintas lalu tembus - LENGKONG - dan seterusnya via Bojong Haur - JAMPANG TENGAH - dan kami pisah di - SIMLI - Jl. Palabuhan 2. Sampai rumah kembali kira-kira pukul 16.00 dengan total perjalanan sejauh 370 km.

Alhamdulillah wisata alam yang kami laksanakan ke - KARANG POTONG - kali ini dapat berjalan dengan lancar dan aman, sesuai rencana. Sampai ketemu di wisata alam berikutnya ....... !


B. Via MOBIL

Obyek wisata yang lagi viral saat ini Karang Potong membuat banyak orang penasaran. Maka pada hari Sabtu, 2 Oktober 2021 berangkatlah kami sekeluarga bersama ua Euis ke tempat dimaksud, menggunakan roda 4. Karena jarak yang cukup jauh kami berangkat pagi-pagi dengan bekal yang sudah disiapkan. Singkat cerita sbb. :

Pukul      :

05.30      : Berangkat dari rumah

05.45      : Berangkat dari Kopeng rumah Ua Euis

07.00      : Sampai Cibeber 

10.30      : Alun-alun Sindang Barang ( Istirahat 15 Menit )

11.00      : Karang Potong

12.00      : Pulang 

                 ( Via : Agrabinta - Cidaun - Tegal Buleut - Surade - Lengkong - Sukabumi )

 18.47     : Rumah 

Berikut beberapa dokumentasi yang dapat di ambil :







-----  selesai ----

Minggu, 26 September 2021

 

ZIARAH KUBUR

 

1.       Tata cara ber – ziarah.

Pertama      : Tidak memakai sandal ketika memasuki pekuburan

Ke-dua         : Tidak duduk di atas pusara kuburan dan menginjaknya (  diatas nisannya )
         Ke-tiga         :  Mengucapkan salam ketika menuju pekuburan.

 

ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIINA WAL MUSLIMIIN. YARHAMULLOOHUL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTA’KHIRIIN.

WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN

WA AS ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.

( “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.” )

 

 Ke-empat  : Dengan meletakan tangan di pusara kuburan membaca  do’a : 


Bismillahirrahmanirrahiim

Allâhumarham ghurbatahu, wa shil wahdatahu, wa anis wahsyatahu, wa amin raw‘atahu, wa askin ilayhi min rahmatika yastaghnî bihâ ‘an rahmatin min siwâka, wa alhiqhu biman kâna ya-tawallâhu.

 

 ( Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Ya Allah, kasihi keterasingannya, sambungkan kesendiriannya, hiburlah kesepiannya, tenteramkan kekhawatirannya, tenangkan ia dengan rahmat-Mu yang dengannya tidak membutuhkan kasih sayang dari selain-Mu, dan susulkan ia kepada orang yang ia cintai.) 

Kelima       : Membaca doa berikut ini (3 kali):

                    Allâhumma innî as-aluka bihaqqi Muhammadin wa âli Muhammad an lâ tu’adzdziba hâdzal      

                    may¬yit.

( Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad janganlah azab penghuni kubur ini.) 

Keenam     : Dengan melepas tangan dari pusara kuburan, membaca  : 

1. Surat Al-Qadar (7 kali),
2. Surat Al-Fatihah (3 kali),
3. Surat Al-Falaq (3 kali),
4. Surat An-Nas (3 kali),
5. Surat Al-Ikhlash (3 kali),
6. Ayat Kursi (3 kali).

Ø    Diperbolehkan menyiramkan air biasa di atas pusara si mayat berdasarkan hadits berikut, “Sesungguhnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyiram (air) di atas kubur Ibrahim, anaknya, dan meletakkan kerikil di atasnya.”  Hadits diatas oleh Abu Dawud dalam Al Marasil, Imam Baihaqi dalam Sunan, Thabarani dalam Mu’jam Al Ausath. Syaikh Al Albani menyatakan sunadnya kuat di dalam Silsilah Ahadits Shahihah.

2.  Lampiran :

Ayat Kursi  (  Al – Baqarah : 255  )

Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum,

laa ta’khudzuhuu sinatuw walaanaum

lahuumaa fis samaawaati wa maa fil ardh,

man dzalladzi yasyfa’u  ‘indahuu illaa bi-idznih, ya’lamu ma baina aidiihiim,

wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuna bisyai-im min  ‘ilmihii illaa biimaa syaa-a wasi’a kursiyyuhus samaa-waati wal ardha,

wa laa yauuduhuu hifzhuhumaa wa huwal  ‘aliyyul  ‘azhiim.

Artinya :

Allah, tiada Tuhan kecuali Dia, dzat Yang Maha Hidup lagi Berdiri sendiri, tidak pernahdi hinggapi kantuk apalagi tidur, bagi-Nya penguasa apasaja yang ada di langit dan bumi, tiada yang dapat memberi syafa,at ( pertolongan ) kecuali atas izin-Nya, Yang Maha Mengetahui apa saja yang terjadi di hadapan mereka atau di belakang mereka.

Tiada yang dapat mengetahui ilmu Allah kecuali atas kehendak-Nya, kursi Allah sangat luas meliputi langit dan bumi. Dan Allah tiada merasa berat untuk memelihara keduanya ( langit dan bumi ) . Dua Maha tinggi lagi Maha Besar.

 

---   Semoga bermanfaat ---